
Teropongindonesianews.com
Blitar – Dalam membangun sebuah usaha yang berkelanjutan diperlukan kerjasama yang solid terutama usaha yang menyangkut peningkatan kesejahteraan bagi anggota – anggotanya. Hal ini yang dilakukan Koperasi Kelud Jaya Sentosa/KJS dengan menggelar Rapat Evaluasi Kinerja yang dilaksanakan pada Sabtu ( 18/10 ) di sebuah Cafe di Kota Blitar.
Koperasi KJS sebagai koperasi di sektor pemasaran juga merupakan bentuk usaha produktif koperasi, dimana kegiatan ekonomi yang dijalankan oleh koperasi dengan tujuan menghasilkan keuntungan guna peningkatan kesejahteraan anggotanya dan dapat mengembangkan bisnis produktif sesuai dengan potensi para anggotanya. Sebagai koperasi pemasaran adalah jenis koperasi yang bertujuan untuk membantu memasarkan produk atau jasa yang dihasilkan oleh para anggotanya serta Koperasi KJS berfungsi juga sebagai perantara untuk menjual produk para anggotanya seperti petani atau UMKM sehingga anggota mendapatkan harga yang lebih baik dan akses pasar yang lebih luas.
Dalam usianya yang muda dan telah diresmikan pendiriannya serta telah berbadan hukum, Koperasi KJS Kabupaten Blitar seperti dijelaskan oleh Ketua Koperasi KJS, Alex untuk saat ini telah membangun kemitraan dengan berbagai pelaku usaha terutama dengan para pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi/SPPG di wilayah Kabupaten Blitar dan Kota Blitar baik yang telah beroperasi maupun yang dalam progres dan siap beroperasi.
” Kami telah memulai menjalin kerjasama dan kemitraan dengan para pelaku usaha khususnya saat ini dengan para pemilik usaha yang bergerak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dibawah naungan Badan Gizi Nasional/BGN yang melaksanakan Astacita program – program dari Presiden RI, Prabowo Subianto, ” jelasnya.
” Dalam memenuhi kerjasama dan kemitraan dengan SPPG kami telah menggerakkan peran para anggota untuk menjadi penyedia kebutuhan dengan tepat waktu sesuai standar yang ditentukan dan telah berjalan seuai SOP yang ditentukan oleh mitra BGN serta dengan harga yang kompetitif agar program MBG dapat berjalan tanpa hambatan dan terus dapat dinikmati oleh para penerima manfaat serta tentunya akan memberikan nilai tambah kepada para petani atau penyedia, ” tambahnya. ( Fen/Red )







