Teropongindonesianews.com
BENGKULU UTARA – Pemerintah Desa lubuk banyau kecamatan Padang jaya kabupaten bengkulu utara provinsi Bengkulu, menggelar kegiatan sosialisasi mengenai penanggulangan dan pencegahan HIV/AIDS dan Tuberkulosis (TB), yang dihadiri langsung oleh Kepala desa beserta perangkat, ketua Bpd dan anggota, kader posyandu dan posbindu, lembaga desa, tokoh pemuda, Bidan desa, Camat Padang jaya bpk, Soini,SE dan Narasumber bpk Joel Pajri dari puskesmas air lais. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya upaya pencegahan serta penanganan dua penyakit yang sangat mempengaruhi kesehatan masyarakat ini.
Acara dibuka dengan kata sambutan dari kepala desa dan camat Padang jaya, sambutan hangat dari yang mengungkapkan betapa pentingnya kolaborasi antara dunia masyarakat untuk bersama-sama mengedukasi dan mencegah penyebaran penyakit-penyakit tersebut. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menambah wawasan kita dalam memahami dan mengatasi tantangan kesehatan global yang kita hadapi,” Ujar Dr, Joel Pajri selaku narasumber puskesmas Air lais.
Selanjutnya, acara sosialisasi ini memasuki sesi inti yang diisi oleh pemateri utama, Dr.Joel pajri Dengan pembawaan yang santai dan interaktif, Dr. Joel Pajri menjelaskan berbagai hal mengenai Tuberkulosis (TB) dan HIV/AIDS, mulai dari gejala, faktor risiko, hingga cara-cara pencegahan dan penanganan yang efektif. Para peserta diberikan informasi yang sangat berguna mengenai tanda-tanda awal dari kedua penyakit tersebut, serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegah penularannya. Dr. Joel Pajri menekankan pentingnya deteksi dini dan peran aktif setiap individu dalam menjaga kesehatan diri sendiri dan orang lain.

Sosialisasi ini juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi dan bertanya langsung mengenai berbagai topik yang berkaitan dengan TB dan HIV/AIDS. Banyak masyarakat yang hadir antusias mengajukan pertanyaan seputar pencegahan dan cara mengurangi stigma terhadap penderita HIV/AIDS dan TB, menunjukkan bahwa topik ini sangat relevan dan menarik perhatian kalangan masyarakat dan pendidikan.
Acara ini ditutup dengan photo bersamaan untuk bertujuan sosialisasi pencegahan penyakit menular dan pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat membawa dampak positif dalam membentuk masyarakat yang lebih peduli dan tanggap terhadap masalah kesehatan seperti HIV/AIDS dan TB, serta memperkuat sinergi antara masyarakat dan dunia pendidikan dalam upaya pencegahan penyakit menular,” Ungkap Camat.
Tarmizi

