
Teropongindonesianews.com
Maumere.
Krisis ekologi saat ini seperti pemanasan global,kepunahan spesies ,polusi udara dan air serta kerusakan ekosistem , ini menunjukkan adanya krisis mendasar dalam etika dan spiritulitas manusia.Dampak dari perkembangan industri yang kian melesat dan penebangan pohon-pohon oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab, ini mengakibatkan debit air di sumber mata air menjadi berkurang. Salah satu cara untuk mengembalikan panas global dan meningkatkan debit air maka perlu diadakan penghijauan kembali di sumber mata air.

Kolaborasi Pemerintah Dan Warga Masyarakat
Dalam rangka Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke 80 tingkat Kabupaten Sikka, Aparatur Sipil Negara (ASN) Sikka bersama ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan melakukan penghijuan di sumber mata Air wairti- Kelurahan hewuli-Kecamatan Alok Barat – Kabupaten Sikka-propinsi NTT.(kamis,6/11/2025)

Kepala Kantor kemenag Sikka ,Yosep Rangga Kapodo dalam arahan menyampaikan terimaksih kepada warga masyarakat setempat ,yang telah mendukung dan menyambut baik kegiatan ini, dengan terlibat langsung untuk menanam anakan beringin di sumber mata air Wairti. Ini sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat setempat .
Bapa Yosep mengharapkan semoga warga masyarakat menjaga dan memelihara tanaman ini sehingga kedepan kawasan ini menjadi hijau dan menghasilkan mata air baru, sehingga anak cucu dapat menikmati apa yang kita kerja pada hari ini. Beringin merupakan salah satu jenis pohon yang dapat mendatangkan dan menambah debit air.
Mata air Wairti menjadi andalan.
Mata air Wairti adalah salah satu sumber mata air yang paling dekat dengan pemukiman masyarakat. Kami selalu mengambil air disini untuk memenuhi kebutuhan hidup. Walaupun ada dua sumber mata air berdekatan tapi debitnya sangat kecil, apalagi di musim panas. Kita harus menungguh lama untuk menampung air , hanya bisa mencapai 5-10 liter saja .
Di sekitar mata air ada pohon-pohon yang tidak mendukung untuk menambahkan debit air ( pohon kesambi dan asam).Kami sangat berterimakasih kepada Kantor Kemenag Sikka yang telah melaksanakan kegiatan penghijauan di Kawasan sumber mata air Wairti, ,ungkap Bapa Remigius , salah seorang warga masyarakat Watu Turan. (***Agus Badjo/Teropong Indonesia News Com,Maumere






