
Teropongindonesianews.com
Pringsewu Lampung – Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri(PNPM Mandiri ) di kecamatan pagelaran Utara ,kabupaten Pringsewu yang bertujuan menuntaskan kemiskinan melalui partisipasi aktif warga desa ,setelah satu dasawarsa lebih kini sudah mulai tercium aroma korupsinya .
Perihal tersebut disampaikan Nara sumber yang berinisial GN salah warga Fajar Mulia tersebut yang juga pernah menerima simpan pinjam perempuan (SPP) namun sudah dibayar tersebut,vakumnya PNPM Mandiri 2014 karena ke tidak profesionalnya ketua PNPM Mandiri
“Makanya saya ini senang jika ada wartawan yang mau mengusut terkait PNPM Mandiri di kecamatan pagelaran Utara ini ,harus jelasnya vakumnya PNPM Mandiri tahun 2018 alasan apa biar jika ada kecurangan bisa terungkap ” terang sumber tersebut Jum’at (09/01/2026)
Sementara ketua PNPM Mandiri Mariam yang jadi ketua sejak tahun 2014 saat dikonfirmasi di kediamannya mengatakan bahwa uang yang dikelola untuk SPP Rp 100 juta lebih tidak berjalan /vakum dari tahun 2022,dengan bantuan global Rp 1 milyar dan sisa uang yang direkening Rp 60 juta
“Jadi apa yang disampaikan saya tersebut memang apa adanya” tegas Mariam Jum’at (09/01/2026).
Terkait vakumnya PNPM Mandiri ada perbedaan kata narasumber vakumnya PNPM.Mandiri tahun 2018 dan menurut ketua PNPM.Madiri pada tahun 2022.
” Kalau setahu saya vakumnya PNPM Mandiri itu sejak tahun 2018″”ungkapnya
Selanjutnya ketua PNPM Mandiri juga menerangkan terkait pembangunan fisik dari PNPM Mandiri tersebut yakni
Sumur PNPM lupa nilainya ,dua bangunan lupa ,Talud Penahan Tanah (TPT) ga inget juga ,rabat beton lupa
“Karena sudah lama saya lupa nilai fisik per aitemnya maklum aja ” katanya .
Sadek







