
Teropongindonesianews.com
Penyebab kebakaran masih misterius, publik mendesak pengadaan unit pemadam ke setiap Kecamatan
BOLAANG MONGONDOW UTARA – Kejadian menyayat hati mengguncang dunia pendidikan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara. Pada dini hari Minggu (18/1/2026), SMP Negeri 7 Bolmut yang berlokasi di Desa Minanga, tepat di depan Lapangan Sepak Bola Minanga, terpuruk dalam lautan api. Rekaman video kejadiannya segera menyebar luas dan viral di berbagai platform media sosial, memicu keprihatinan masif dari masyarakat.

Sampai saat ini, penyebab pasti kebakaran yang melalap fasilitas pendidikan tersebut belum dapat dipastikan secara resmi. Tim penyelidikan dari Kepolisian Resor Bolmut dan Dinas Penanggulangan Bencana (BPBD) kabupaten tengah melakukan proses investigasi mendalam dengan mengumpulkan bukti dan informasi terkait.
“Hingga saat ini, kami masih dalam tahap mengumpulkan data dan melakukan pemeriksaan ke lokasi kejadian. Belum dapat kami konfirmasi apakah kebakaran disebabkan oleh faktor kelalaian manusia, korsleting listrik, atau hal lain. Kami akan segera mengumumkan hasil penyelidikan setelah selesai,” Kadis Pendidikan bolmut: Fadly Tadjudin Usup, M.MKadis Pendidikan bolmut: Fadly Tadjudin Usup, M.M.
Kejadian tragis ini sekaligus mengungkapkan celah krusial dalam sistem penanggulangan darurat yang telah lama mengganjal wilayah Bolmut. Dengan luasnya wilayah kabupaten yang mencakup berbagai kecamatan terpencil, aksesibilitas kendaraan pemadam kebakaran (damkar) menjadi tantangan besar yang membutuhkan tanggapan segera. Saat ini, hanya ada dua unit damkar yang beroperasi di ibu kota kabupaten, sehingga membutuhkan waktu lama untuk mencapai daerah pedalaman seperti Desa Minanga.
Banyak pihak, mulai dari tokoh masyarakat hingga komunitas pendidikan lokal, mengimbau pemerintah daerah untuk segera menyusun anggaran khusus guna pengadaan unit damkar yang dapat menjangkau setiap kecamatan di Bolmut.
“Kondisi wilayah yang luas menjadi tantangan utama dalam penanganan kebakaran darurat. Jika setiap kecamatan memiliki akses kendaraan damkar yang memadai, diharapkan kejadian seperti ini dapat ditangani lebih cepat dan kerugian dapat ditekan seminimal mungkin,”, Ujar saksi mata tuti ahmad dan anggi mokodompit.
Kadis Fadly Tadjudin Usup, M.M juga menyampaikan keprihatinan mendalam terkait kejadian ini dan memastikan akan segera mengambil langkah antisipatif. “Kami telah membentuk tim khusus untuk menangani dampak kebakaran ini, termasuk mencari alternatif ruang belajar bagi siswa SMP Negeri 7 Bolmut agar proses pembelajaran tidak terhenti. Selain itu, kami akan bekerja sama dengan pemerintah kabupaten untuk melakukan evaluasi keamanan di semua sekolah di Bolmut,” jelasnya.
Wakil Bupati Bolmut Mohammad Aditya Pontoh, S.IP menegaskan bahwa pemerintah Kabupaten akan segera mengkajikan pengadaan unit damkar tambahan dalam rancangan anggaran tahun depan. “Kami menyadari pentingnya akses penanggulangan kebakaran di setiap Kecamatan. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi kami untuk memperkuat sistem keamanan darurat di seluruh wilayah Bolmut,” ucapnya.
Reporter : Stenly







