
Teropongindonesianews.com
Jember – Alun-Alun Jember menjadi saksi kemegahan pertunjukan Reog Ponorogo yang digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pelestarian seni dan budaya Nusantara, Senin, 8 Maret 2026, Acara ini diprakarsai oleh Mas Nabil, seorang aktivis muda berusia 22 tahun yang memiliki komitmen kuat untuk menjaga keberlangsungan warisan budaya bangsa dan acara tersebut di mulai dari jam 21.00 WIB sampai dengan jam 24.00 WIB.

Meskipun Reog Ponorogo berasal dari Ponorogo, Jawa Timur, komunitas penggemar dan pelaku seni ini telah memiliki akar yang kuat di Kabupaten Jember, dengan kelompok utama yang berbasis di Kecamatan Ambulu dan Kecamatan Wuluhan. Bersama rekan-rekannya, Mas Nabil berusaha menjadikan Reog Ponorogo bukan hanya sebagai pertunjukan tradisional, melainkan juga sebagai warisan yang layak dilestarikan dan dikembangkan secara lebih luas di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.

Upaya pelestarian ini dilakukan melalui salah satu dari 20 komunitas Reog Ponorogo yang ada, yaitu “Punggawa Muda”. Komunitas ini digerakkan oleh para pemuda yang memiliki tujuan positif untuk mengangkat martabat seni dan budaya Nusantara, sekaligus menjadikan Reog Ponorogo sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan antar generasi dan daerah di Indonesia.
Dengan pertunjukan yang penuh semangat dan kebanggaan budaya, acara ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk menyukai dan berperan aktif dalam pelestarian warisan budaya Indonesia.
Pewarta : ALI – Kabiro Jember








