
Semarakkan Kebersamaan Umat dalam Harmoni Agama dan Budaya
Lombok Barat – Di tengah suasana penuh berkah dan kegembiraan menyambut Hari Raya Idhul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026, Desa Labuapi, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat kembali menghadirkan tradisi tahunan Pawai Ta’ruf yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas masyarakat setempat. Di bawah kepemimpinan penuh dedikasi Haji Amanah, SH sebagai Kepala Desa Labuapi, acara yang mengusung tema “Bersama dalam Rindu Fitri, Teguh dalam Ukhuwah Islamiyah” ini diikuti dengan antusias oleh seluruh 11 Rukun Tetangga (RT) yang ada di desa tersebut, bahkan menarik perhatian wisatawan lokal yang berkunjung untuk menyaksikan kemeriahannya.


Para peserta dari setiap RT menampilkan aksi kreatif mereka dengan membawa atraksi khas, mulai dari paduan suara yang menyanyikan lagu-lagu religi penuh makna, barisan paduan tari yang mengusung gerakan simbolis kebersamaan, hingga pajangan hiasan berkualitas yang menggambarkan nilai-nilai Islami dan budaya Sasak yang kaya. Ribuan penonton yang datang dari berbagai penjuru desa dan sekitarnya menunjukkan antusiasme yang luar biasa, menjadikan jalan desa yang dijadikan rute pawai terlihat penuh dengan wajah-wajah ceria dan suasana yang sangat meriah serta penuh kehangatan.

Semua hadirin menjalankan kegiatan dengan sikap yang sangat sopan dan terpuji, sejalan dengan nuansa Islami yang menjadi landasan utama acara. Tidak ada satu pun tindakan yang tidak pantas atau kasar selama pelaksanaan, hal ini tidak lepas dari upaya sosialisasi yang intensif dari pihak kepala desa dan panitia yang telah memastikan setiap warga memahami bahwa acara ini bukan hanya sekadar perlombaan, melainkan sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan mengamalkan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari. Sebelum acara dimulai, seluruh peserta juga mengikuti sesi doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Sopyan Sssauri selaku Bapak Modin Desa yang menjadi momen sakral untuk memohon berkah dan memaafkan sesama dan di tambahkan oleh Bapak Sunardi sebagai Bapak Kadus Desa Labuapi.

Untuk memeriahkan perlombaan dalam rangkaian pawai, panitia yang terdiri dari tokoh masyarakat, pemuda desa, dan unsur agama telah menyediakan berbagai hadiah menarik sebagai apresiasi bagi para juara. Pemenang juara 1 berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 1.000.000 beserta piagam penghargaan, juara 2 memperoleh Rp 700.000 dan piagam, sementara juara 3 membawa pulang hadiah sebesar Rp 500.000 beserta piagam penghargaan. Selain itu, setiap RT peserta juga mendapatkan cinderamata berupa paket sembako sebagai bentuk apresiasi atas partisipasinya dalam menjaga kebersamaan.
Haji Amanah, Kepala Desa Labuapi, menyampaikan bahwa Pawai Ta’ruf tahun ini memiliki makna yang lebih dalam setelah bulan Ramadhan yang penuh dengan ibadah dan pengorbanan. “Acara ini bukan hanya untuk meriahkan Hari Raya, tetapi juga untuk menguatkan rasa persaudaraan antar warga, menghapuskan kesalahpahaman yang mungkin ada, dan menunjukkan bahwa Islam mengajarkan kita untuk hidup rukun dan saling menghargai,” ujarnya dalam sambutannya.
Masyarakat dan peserta secara bersama-sama menyampaikan rasa puas yang mendalam terhadap pelaksanaan Pawai Ta’ruf tahun 2026, salah satu peserta yang sempat menyampaikan pada tim Media TIN menyatakan bahwa acara ini membuatnya merasa lebih dekat dengan tetangga dan semakin menyadari pentingnya kebersamaan dalam kehidupan beragama. “Kami sangat senang bisa berpartisipasi, anak-anak juga sangat antusias membantu menyusun kostum dan atraksi kami. Semoga acara ini terus berlanjut dan bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain,” ujarnya dengan senyum ceria.
Mereka berharap tradisi yang mampu menumbuhkan semangat kebaikan setelah bulan Ramadhan, mempererat tali silaturahmi antar warga, memperkuat rasa kekeluargaan umat Islam, serta melestarikan budaya lokal ini akan terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang. Bahkan, beberapa tokoh masyarakat mengusulkan agar pada tahun depan acara ini bisa diperluas dengan mengundang desa-desa tetangga untuk ikut berpartisipasi, sehingga semangat kebersamaan bisa merambah lebih luas di wilayah Lombok Barat.
Pewarta : A. IFUNG EFENDI ( Wakil Pemimpin Redaksi Media TIN )






