
Teropong Indonesia News
Jember – Pagi yang cerah dan sejuk di halaman depan Rumah Makan Sibez, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember berubah menjadi panggung kebersamaan yang hangat dan bermakna. Jumat pagi ini, warga, aparat, dan tenaga kesehatan bersatu dalam gerakan Jum’at Sehat, sebuah kegiatan indah yang memadukan semangat menjaga kebugaran jasmani dengan niat suci melindungi lingkungan lewat program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Gerakan mulia ini digerakkan langsung oleh Kepala Desa Sumberpinang, H. Mulyono, yang hadir di barisan paling depan, memimpin dan menyemangati seluruh peserta dengan senyum dan sapaan akrabnya. Kehadirannya menjadi jiwa dari kegiatan ini, menegaskan bahwa kesehatan warga adalah prioritas utama dan tanggung jawab bersama.
Suasana semakin hangat dengan kehadiran para pemangku kepentingan yang hadir sepenuh hati. Tampak hadir Camat Pakusari, Rifendi Wahjuwibakti, S.IP, beserta jajaran Muspika Kecamatan, Kepala Puskesmas Pakusari, dr. Dian Alfiatul Uliyah, MM, didampingi petugas kesehatan dari Puskesmas dan Pustu setempat. Tak ketinggalan, seluruh perangkat Desa Sumberpinang, personel Polsek Sektor Sumberpinang, para bidan desa, serta ibu-ibu kader kesehatan yang menjadi garda terdepan di tengah masyarakat, hadir berbaur menjadi satu keluarga besar.

Rangkaian acara diawali dengan senam sehat bersama. Diiringi irama musik yang semangat namun riang, ribuan langkah dan gerakan serempak terlihat menyatu. Di sana tidak ada sekat jabatan atau pangkat; semua bergerak bersama, berkeringat bersama, dan tertawa bersama. Di setiap gerakan, terselip pesan bahwa menjaga tubuh yang bugar adalah awal dari hidup yang bahagia, dan kebersamaan adalah kekuatan yang tak ternilai harganya.
Usai hati dan raga terasa segar, kegiatan dilanjutkan dengan aksi nyata yang penuh makna: Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Dipimpin dengan sigap dan teliti oleh ibu-ibu kader kesehatan bersama petugas Pustu, para peserta bergerak berkeliling, memeriksa dan membersihkan setiap sudut, wadah air, dan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk. Gerakan sederhana namun sangat berharga ini adalah bukti kasih sayang kita sesama warga — berjuang agar tidak ada lagi tetangga, kerabat, atau anak-anak yang jatuh sakit akibat penyakit yang bisa dicegah.
Dalam ucapannya, Kepala Desa Sumberpinang, H. Mulyono, menyampaikan rasa syukur dan bahagianya melihat kebersamaan ini. “Melihat bapak ibu, saudara sekalian berkumpul dan bergerak bersama seperti ini, hati saya terasa sangat gembira. Kesehatan bukan sekadar urusan pemerintah, melainkan nafas kehidupan kita semua. Lewat senam kita jaga raga, lewat PSN kita jaga lingkungan, dan lewat kebersamaan ini kita jaga rasa persaudaraan yang menjadi kekuatan terbesar Desa Sumberpinang,” ujarnya dengan suara penuh haru.
Camat Pakusari, Rifendi Wahjuwibakti, S.IP, pun tak segan memberikan apresiasi setinggi-tingginya. “Apa yang dilakukan Desa Sumberpinang ini luar biasa indahnya. Sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan masyarakat ini adalah contoh nyata bahwa urusan kesejahteraan bisa berjalan indah jika kita berjalan bergandengan tangan. Semangat ini adalah cahaya yang menerangi desa-desa lain di Kecamatan Pakusari,” ucapnya penuh kekaguman.
Sementara itu, dr. Dian Alfiatul Uliyah, MM, Kepala Puskesmas Pakusari, mengingatkan makna mendasar di balik kegiatan ini. “Penyakit seperti demam berdarah bisa datang kapan saja, tapi ia bisa kita cegah dengan cinta dan kepedulian. Membersihkan sarang nyamuk adalah bentuk kasih sayang kita kepada keluarga dan sesama warga. Semoga kegiatan indah ini terus menjadi kebiasaan, hingga kebersihan dan kesehatan melekat menjadi budaya di sini,” tegasnya dengan harapan yang tulus.
Kegiatan pagi itu berakhir dengan senyum bahagia dan hati yang puas. Tidak hanya lingkungan yang menjadi lebih bersih, tetapi juga ikatan persaudaraan yang terjalin makin erat. Di Desa Sumberpinang, Jum’at Sehat bukan sekadar agenda kegiatan, melainkan sebuah janji suci: berjanji untuk saling menjaga, saling peduli, dan bersama-sama mewujudkan desa yang sehat, bersih, dan penuh kasih. Imam








