
Teropongindonesianews.com
Dumai, 23 Mei 2026 – Dua Puluh Enam (26) lulusan kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Farmasi IKASARI Kota Dumai tahun Pelajaran 2025/2026 lulus dengan angka 100% sebuah keberhasilan luar biasa.
Kedua puluh enam lulusan kelas XII SMKF IKASARI Dumai tersebut diambil sumphanya sebagai Asisiten Tenaga Kefarmasianya oleh Ketua Pengurus Daerah Riau Ikatan Vokasi Farmasi Indonesia (IVFI) bapak apt. Dedy Agustriantoni, S. Farm, bertempat di Aula Serbaguna SMKF IKASARI Dumai di Purnama, Dumai Barat Kota Dumai.
Ketua Yayasan Univ Riau yang menaungi SMKF IKASARI Dumai, yang diwakili Sekretaris Yayasan Drs. Jasril, M.Si, M.H dalam sambutannya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar SMKF IKASARI Dumai atas terselanggaranya kegiatan yang penuh makna dan kebanggaan ini. Pelantikan dan pengambilan sumpah janji bukan sekedar seremonial formal melainkan momentum penting menandai lahirnya tenag kefarmasian muda yang mewakili tanggungjawab moral, etika profesi, disiplin, serta komitmen dalam membeikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami merasa bangga karena SMKF IKASARI Dumai terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi, khususnya dibidang kefarmasian. Hal ini terlihat dari keberhasilan sekolah dalam membimbing peserta didik hingga mampu menyelesaikan pendidikam dengan baik serta siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan lanjutan,” Ucapnya
“Harapan kami, semoga SMK Farmasi IKASARI Dumai terus berimbang menjadi Lembaga pendidikan yang unggul, dipercaya masyarakat, serta mampu melahirkan generasi yang kompeten,, bermoral beretika, dan berdaya saing tinggi, “tambahnya.
Sementara itu Kepala SMKF IKASARI Dumai, Ibu Ridha Naraheni, A.Md, Keb dalam sambutanya mengatakan, bahwa SMK Farmasi Ikasari Dumai merupakan sekolah menengah kejuruan yang berkomitmen mencetak lulusan yang kompeten, bermoral, beretika, dan siap bersaing di dunia kerja. Saat ini, SMK Farmasi Ikasari Dumai memiliki dua program keahlian unggulan, yaitu Farmasi dan Kimia Industri. Kedua jurusan tersebut dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Pada Tahun Pelajaran 2025/2026, jumlah rombongan belajar kelas X sebanyak 2 kelas dengan total 51 murid, kemudian kelas XI sebanyak 2 rombongan belajar dengan total 46 murid, serta kelas XII sebanyak 1 rombongan belajar dengan total 26 murid. Dengan demikian, total keseluruhan murid SMK Farmasi Ikasari Dumai saat ini berjumlah 123 murid. Dengan dukungan tenaga pendidik yang profesional, sarana pembelajaran praktik, dan pembelajaran berbasis kompetensi, sekolah terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan khususnya di bidang kefarmasian dan kimia industri.
“Kami juga memohon doa dan dukungan dari Bapak/Ibu semua agar pada Tahun Ajaran 2026/2027 SMK Farmasi Ikasari Dumai semakin dipercaya masyarakat dan memperoleh peserta didik baru yang lebih banyak, sehingga sekolah ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik dalam mencetak generasi yang unggul, kompeten, bermoral, dan beretika. Atas nama keluarga besar SMK Farmasi Ikasari Dumai, kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta pelantikan dan pengambilan sumpah janji. Ingatlah bahwa sumpah yang diucapkan hari ini bukan hanya sebuah seremonial, melainkan amanah dan tanggung jawab moral untuk menjalankan profesi dengan jujur, disiplin, dan profesional.,” Pungkasnya
” Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh guru, panitia, serta orang tua/wali murid yang telah memberikan dukungan dan doa sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga seluruh lulusan dapat menjadi asisten tenaga kefarmasian yang mampu menjaga nama baik almamater serta memberikan manfaat bagi masyarakat bangsa, dan negara,” Imbuhnya
Sementara itu Ketua Asosiasi Pendidikan Menengah Farmasi Indonesia (APMFI) Koordinator wilayah Riau, yang diwakili Sekretaris APMFI Koordinator Wilayah Riau, Ibu apt. Yannet Triski Ningrum, M.Farm dalam sambutannya mengatakan “SMK menyiapkan lulusan agar bisa BMW, yaitu Bekerja, Melanjutkan dan Berwirausaha. Dengan kompetensi yang Ananda miliki, anandapun sudah bisa meraih BMW tersebut, tetapi untuk bisa menjadi tenaga Kesehatan, Ananda harus mengupgrade Pendidikan, minimal Diploma (DIII). Di masa sekarang, Ananda semua jangan puas dengan perolehan saat ini, silahkan mengembangkan Pendidikan dan pengalaman sebanyak mungkin, agar mampu bersaing di era disrupsi sekarang. saya mewakili Asosiasi Pendidikan Menengah Farmasi Indonesia, kami berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi lulusan SMK Farmasi diseluruh Indonesia terkhusus Riau Kepri, sehingga lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi sesuai dengan yang dibutuhkan oleh Dunia Usaha dan Dunia Kerja, sehingga lulusan akan diserap oleh dudika setelah tamat,” Ucapnya.
Turut memberikan sambutan, kepala seksi pembinaan SMK cabang wilayah II, Bapak Henjie Susilo, S.E yang pada pokok memberikan motivasi terhadap lulusan kelas XII SMKF IKASARI Dumai, saya mengharapkan kepada semua peserta pelantikan pengambilan sumpah janji, lulusan TP 2025/2026, agar dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang pendidikan S1, PSPA dan perlu langsung dilanjutkan kejenjang Prodi S2 dan S3, tambah Henjie Susilo, S.E.
Hadir pada ksemepatan tersebut, rohaniawan islam Bapak Muhammad Zaid, S.T, M.Pd. pengurus Pembina SMK Kota Dumai, Bapak Setyo Sunarso, S.Pd., para orangtua/wali lulusan dan undangan lainnya.
Drs.Jasril,M.Si.,M.H, koordinator TIN Provinsi Riau dan Kepri








