
Teropong Indonesia News
JAKARTA – Pertanyaan tajam menyelimuti perkembangan terbaru penanganan sejumlah kasus korupsi besar di Indonesia: “Koruptor tangani korupsi… gimana ceritanya?” Pertanyaan ini muncul menyusul serangkaian operasi penggeledahan yang mengejutkan publik pada Rabu malam (8/7/2026), yang mengarah pada dugaan keterlibatan pejabat tinggi penindak korupsi sendiri.

Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, aparat menemukan sebuah brankas berukuran sangat besar, sekitar 2 x 1 meter, saat menggeledah ruang kantor di lantai dua kafe de’Clan Signature, kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

“Di ruang kerja dan dua ruangan lain di lantai atas yang dijadikan kantor, kami temukan brankas berukuran kurang lebih 2 kali 1 meter yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan,” ungkap Kombes Budi di lokasi kejadian.

Tak hanya di Jakarta Selatan, tim gabungan juga melakukan penggeledahan di sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat. Pantauan Teropong Indonesia News pukul 23.48 WIB menunjukkan tim berlogo Kortas Tipikor masih aktif di lokasi, dengan pengamanan yang sangat ketat.

Kakortas Tipikor Polri, Irjen Totok Suharyanto, menjelaskan operasi ini merupakan penyelidikan bersama (joint investigation) dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Kasus yang diselidiki mencakup dugaan korupsi pengadaan batu bata yang diduga memicu pemadaman listrik nasional (blackout), kasus korupsi ASABRI, hingga penyelesaian utang antara PT CBS dan anak perusahaan BUMN Krakatau Steel, PT KNI.
Kasus ini kini mengarah pada dugaan aliran uang haram yang diterima oleh pejabat Kejaksaan Agung, khususnya Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Situasi semakin mencekam pada Rabu malam saat penggeledahan berlangsung, pasukan TNI pun dikerahkan untuk menjaga ketat kediaman pejabat tersebut di Jakarta Selatan.
Publik pun mempertanyakan kredibilitas penanganan kasus sebelumnya, mengingat Febrie Adriansyah merupakan tokoh kunci yang memimpin penanganan sejumlah kasus besar mulai dari dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kasus pengadaan Chromebook era Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.
Penulis : Dr. JN
Redaktur Pelaksana Nasional







