
Teropong Indonesia News
PASURUAN, 23 Juli 2026 – Ratusan warga Desa Alas Tlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan menggelar unjuk rasa menyikapi insiden beruntun peluru nyasar yang sangat mengancam keselamatan jiwa warga setempat. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan mendalam dan desakan agar pihak berwenang segera menindaklanjuti masalah yang dinilai sangat meresahkan tersebut.

Berdasarkan pengakuan warga, dalam kurun waktu singkat telah ditemukan setidaknya empat butir peluru di lingkungan pemukiman. Kejadian yang paling mengkhawatirkan terjadi baru-baru ini, di mana peluru nyasar itu nyaris mengenai seorang balita berusia 3 tahun yang sedang beraktivitas di sekitar rumahnya.

Kejadian tersebut membuat seluruh warga merasa sangat terancam dan tidak merasa aman lagi beraktivitas di lingkungan sendiri. Warga khawatir jika tidak segera ada penanganan serius, kejadian yang lebih fatal dan merenggut nyawa tidak dapat dihindari.
Dalam aksinya, warga secara khusus menyampaikan harapan yang besar kepada Bupati Pasuruan, Bapak Rusdi Sutejo, untuk segera turun tangan, mengkoordinasikan seluruh pihak terkait, dan menyelesaikan permasalahan ini secara tuntas.
“Kami memohon kepada Bapak Bupati Rusdi Sutejo agar segera mengurus hal ini. Nyawa kami dan anak-anak kami terancam setiap saat. Kami tidak ingin ada korban jiwa baru yang terjadi hanya karena kelalaian atau ketidaktahuan,” ujar salah satu perwakilan warga.
Warga menuntut adanya kejelasan mengenai sumber peluru, langkah pencegahan yang tegas, serta jaminan keamanan yang nyata agar warga dapat kembali beraktivitas dengan tenang tanpa rasa takut akan terjadinya insiden serupa di masa mendatang.
Hingga berita ini disampaikan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait menyikapi insiden peluru nyasar dan aksi unjuk rasa yang dilakukan warga Desa Alas Tlogo tersebut.
Pewarta : Irawan – Kabiro





