Teropong Indonesia News
SUMENEP — Kabupaten Sumenep, Madura, dikenal kaya akan jejak sejarah dan peninggalan leluhur yang menjadi bukti kejayaan masa lalu. Namun sayangnya, banyak di antara warisan berharga itu kini tidak terawat, terbengkalai, dan terancam hilang begitu saja tanpa diketahui maknanya oleh generasi mendatang.

Salah satu contoh nyata adalah Taman Lakek yang terletak di Desa Batuan. Situs bersejarah ini kini tampak terabaikan. Tidak ada perawatan rutin, papan informasi yang di tutupi semak belukar menjadi saksi bisu menjelaskan asal-usul, fungsi yg terabaikan maupun nilai sejarahnya. Semakin lama, masyarakat sekitar pun mulai lupa atau bahkan tidak mengetahui apa sebenarnya makna dan fungsi tempat tersebut sejak dulu.

“Kita hidup di tanah yang penuh sejarah, tapi kita membiarkan sejarah itu sendiri mati karena tidak dihargai dan tidak dirawat,” ujar warga yang memprihatinkan kondisi tersebut. “Taman Lakek ini bisa jadi saksi bisu peristiwa penting masa lalu, namun karena dibiarkan begitu saja, lama-kelamaan maknanya pun hilang tertelan waktu.”
Kondisi ini bukan hanya terjadi di Taman Lakek saja. Masih banyak situs bersejarah lain di Sumenep yang nasibnya serupa — terbengkalai, tidak ada pengelolaan, bahkan tidak jarang terancam perubahan fungsi maupun kerusakan permanen.
Masyarakat berharap pihak berwenang, baik pemerintah daerah maupun tokoh masyarakat dan pemerhati sejarah, segera mengambil langkah nyata. Inventarisasi, pemeliharaan, serta sosialisasi sejarah setiap peninggalan perlu dilakukan agar warisan leluhur ini tidak musnah. Jangan sampai kekayaan sejarah yang dimiliki Sumenep hilang tanpa sempat dikenang.
TEAM REDAKSI
Catatan: Naskah ini disusun berdasarkan informasi yang disampaikan. Jika ada detail sejarah tambahan mengenai Taman Lakek maupun situs lain, bisa dilengkapi agar berita lebih kaya fakta.

