Teropong Indonesia News
Ogan Ilir – Sebagai langkah nyata membekali peserta didik dengan akhlak yang mulia, SMA Negeri 1 Payaraman kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan menetapkan gerakan tuntas membaca Al-Qur’an sebagai Program unggulan utama pada tahun ajaran ini. Hal ini ditegaskan langsung oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Payaraman, Sugiarto, S.Pd., M.Si., M.Pd., Gr saat memberikan keterangan kepada awak media pada hari Kamis, 24 September 2026.

Dalam pemaparannya, Sugiarto menjelaskan bahwa program literasi Al-Qur’an di lingkungan sekolahnya dibagi ke dalam tiga kategori kemampuan peserta didik agar pembinaan berjalan terarah, tepat sasaran, dan menyeluruh :

Kategori Pertama mencakup peserta didik yang sudah lancar membaca Al-Qur’an. Bagi kelompok ini, pada akhir tahun akan dilaksanakan ujian kemampuan Tahfiz Al-Qur’an yang diuji langsung oleh pihak Kementerian terkait. Setelah pelaksanaan ujian selesai, akan diadakan acara wisuda Tahfiz Al-Qur’an sebagai bentuk pengakuan dan apresiasi atas kemampuan yang telah dicapai para siswa.

Kategori Kedua diperuntukkan bagi peserta didik yang sudah mulai lancar namun belum sepenuhnya mahir membaca Al-Qur’an. Fokus pembinaan ditujukan kepada seluruh siswa kelas X, XI, dan XII pada kelompok ini agar nantinya mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar minimal beberapa juz.

Kategori Ketiga meliputi peserta didik yang sama sekali belum dapat membaca Al-Qur’an. Kepala Sekolah menegaskan bahwa kepada guru Pendidikan Agama Islam diberikan arahan untuk memberikan pembelajaran secara khusus dan telaten menggunakan metode panduan Iqro’, sehingga siswa yang belum mampu dapat mengikuti pembelajaran dengan nyaman dan bertahap hingga mencapai kemampuan membaca yang diharapkan.

Lebih lanjut, Sugiarto menyampaikan tujuan akhir dari pelaksanaan program ini: “Target umum yang menjadi tagihan bagi seluruh warga sekolah di SMA Negeri 1 Payaraman adalah mampu menghafal beberapa juz Al-Qur’an. Sementara itu, tujuan yang lebih khusus adalah membentuk karakter dan akhlak peserta didik yang selaras dengan visi sekolah, yaitu Akhlak Mulia, Unggul, dan Berprestasi.”
Dengan adanya pembagian kategori ini, diharapkan tidak ada satu pun peserta didik yang tertinggal dalam kemampuan membaca Al-Qur’an, sehingga budaya positif dan ketakwaan dapat tumbuh dan terpelihara di lingkungan sekolah secara berkelanjutan.
Tim/Sumsel

