
Teropongindonesianews.com
Situbondo, Jawa Timur – Menyambut arus mudik Lebaran 2025, Pemerintah Kabupaten Situbondo bersiap memberikan layanan istimewa bagi para pemudik dengan meluncurkan program “Masjid Ramah Pemudik”. Sebanyak 20 masjid di sepanjang jalur Pantura, jalur utama bagi pemudik dari Bali menuju Jawa, telah disiapkan untuk menjadi tempat istirahat yang nyaman dan aman bagi para perantau yang pulang kampung.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo yang Akrab Disapa Mas Rio, mengatakan bahwa program ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi pemudik yang melintas di Situbondo.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap pemudik yang melewati Situbondo merasa nyaman dan aman selama perjalanan mudiknya,Masjid Ramah Pemudik ini diharapkan dapat membantu mereka dalam perjalanan panjang menuju kampung halaman.”Ujar Mas Rio

Lebih dari sekadar tempat beribadah, masjid-masjid ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang akan meningkatkan kenyamanan para pemudik:
Ruang Istirahat yang Nyaman :
Dilengkapi dengan tempat tidur, kipas angin, dan colokan listrik untuk mengisi daya perangkat elektronik, sehingga para pemudik dapat beristirahat dengan nyaman.
Toilet dan Kamar Mandi Bersih : Menyediakan fasilitas mandi dan toilet yang bersih dan terawat, memberikan rasa nyaman dan higienis bagi para pemudik.
Keamanan Terjamin :
Petugas keamanan berjaga di setiap masjid untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik, sehingga mereka dapat beristirahat dengan tenang.
Air Minum dan Makanan Ringan: Masjid-masjid ini menyediakan air minum dan makanan ringan gratis bagi para pemudik, sehingga mereka tidak perlu khawatir akan kehausan atau kelaparan.
Layanan Informasi :
Para pemudik dapat memperoleh informasi mengenai kondisi jalan, lokasi rumah sakit, dan informasi penting lainnya yang dibutuhkan selama perjalanan.
Tambahan Layanan :
Menawarkan produk UMKM khas Situbondo dan layanan pijat sebagai alternatif relaksasi.
Program Masjid Ramah Pemudik mendapat sambutan positif dan dukungan penuh dari masyarakat Situbondo. Warga sekitar berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid-masjid yang terlibat dalam program ini.
“Kami senang dengan adanya program ini. Ini sangat membantu para pemudik yang ingin beristirahat sejenak dalam perjalanan mudik,” ujar salah seorang warga setempat.
Pemerintah Kabupaten Situbondo berharap program Masjid Ramah Pemudik ini dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan perjalanan mudik bagi para perantau yang melintas di Situbondo. Diharapkan program ini akan menjadi tradisi dan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, menjadikan Situbondo sebagai destinasi yang ramah dan nyaman bagi para pemudik.
Anton/STB







