
Teropongindonesianews.com
Sipirok Tapanuli Selatan – Alkisah di suatu daerah yang bernama Sialagundi sipirok Tapsel Sumatera Utara terkenal dengan mitos tor simago-mago. Tor simago-mago ini berasal dari kata Tor yang artinya bukit/gunung dan Simago-mago artinya yang hilang. Jadi, para penduduk sekitar yang tinggal di daerah itu menyebutnya tor simago-mago atau gunung yang hilang ,Di kawasan ini tor simago-mago adalah tempat wisata yang sering dikunjungi oleh mayarakat , Jarak tor simago-mago ini lebih kurang 25 km dari kota padangsidimpuan.
Dahulu kala, masyarakat di daerah angkola sering sekali berkunjung ke masyarakat yang tinggal di daerah sipirok, begitu juga sebaliknya dengan masyarakat yang tinggal di sipirok itu sering berkunjung ke daerah angkola, sehingga mereka akhirnya menjalin hubungan yang sangat akrab , Lalu mereka memutuskan untuk mencari pasangan hidup dari tempat yang mereka kunjungi , Ketika pihak keluarga pria maupun pihak wanitanya menyetujui semua peresmian yang hendak akan dilakukan, mereka pun bersiap-siap untuk melakukan pernikahan. Lalu kemudian, pihak mempelai wanita mengadakan sepasar/mebat lungun (syukuran setelah lima hari akan menjadi seorang istri).
Setelah selesai mengadakan syukuran itu, lalu pihak dari wanita mengantarkan sang mempelai wanita untuk bertemu sang mempelai pria ke batas angkola dan sipirok yang terletak si tor simago-mago , Begitu juga sebaliknya, jika seseorang yang akan menjadi mempelai wanita dari daerah angkola juga diantarkan ke perbatasan angkola dengan sipirok.
Setelah mempelai wanita sampai di tor simago-mago, lalu pihak yang mengantarkan mempelai wanita pun tidak dapat melihat kedua sang mempelai di bukit itu. Mereka pun terkejut atas apa yang mereka lihat. Mereka mencari kedua mempelai itu, namun apa hendak dikata, mereka pun tak kunjung menemukan kedua sang mempelai.
Masyarakat dan para pihak dari kedua mempelai pun merasa cemas, kemana kedua sang mempeli tersebut. Mereka mencari sampai ke dalam hutan. Namun, mereka tetap saja tidak menemukan tanda-tanda dari mereka.Sampai sekarang pun masyarakat tidak tahu mengapa kedua mempelai itu hilang.
Mora siregar








