
Teropongindonesianews.com
JEMBER – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember, Polda Jawa Timur, memberikan sentuhan unik dan humanis dalam Operasi Patuh Semeru 2025. Bukan hanya penindakan pelanggaran lalu lintas, operasi kali ini juga diwarnai dengan aksi berbagi cokelat kepada pengendara yang tertib berlalu lintas. Inisiatif ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan kepatuhan secara lebih efektif dan menyenangkan.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Jember, AKP Bernardus Bagas Simarmata, berlangsung di depan Kantor Satlantas Jember, Jalan DI Panjaitan No. 46, Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, pada Rabu (23/7/2025). Sasaran utama aksi simpatik ini adalah pengendara roda dua yang telah mematuhi aturan, terlihat dari penggunaan helm dan kelengkapan surat-surat kendaraan.
Para pengendara yang tertib diberikan apresiasi berupa cokelat sebagai bentuk penghargaan atas kepatuhan mereka terhadap peraturan lalu lintas. Namun, Polres Jember juga tidak mengabaikan pengendara yang belum menggunakan helm, baik pengemudi maupun penumpang. Petugas memberikan teguran secara humanis dan edukatif, menekankan pentingnya keselamatan berkendara dan memberikan pemahaman akan bahaya yang ditimbulkan dari ketidakpatuhan tersebut.
Selain pembagian cokelat dan teguran humanis, petugas juga melakukan pemasangan stiker Operasi Patuh Semeru 2025 pada kendaraan. Hal ini menjadi bagian dari kampanye keselamatan berlalu lintas yang lebih menyenangkan dan membangun citra positif kepolisian di mata masyarakat.

AKP Bagas menjelaskan, “Operasi ini bukan semata-mata tentang penegakan aturan, tetapi juga tentang bagaimana menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya keselamatan di jalan raya. Melalui cokelat dan edukasi yang humanis, kami ingin menciptakan nuansa yang lebih ramah dan membangun, demi keselamatan bersama pengguna jalan.”
Aksi simpatik ini disambut hangat oleh masyarakat. Banyak pengendara yang merasa senang dan tersentuh dengan pendekatan humanis yang diterapkan oleh Satlantas Polres Jember. Inisiatif ini menunjukkan bahwa tertib berlalu lintas bukan hanya kewajiban, melainkan juga bisa membawa “rasa manis” dan pengalaman positif bagi semua pihak.
Dengan cara yang sederhana namun bermakna, Polres Jember berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dan menciptakan budaya berkendara yang lebih tertib dan bertanggung jawab. Semoga langkah inovatif ini dapat diadopsi oleh instansi lain dalam upaya mewujudkan keselamatan berlalu lintas di Indonesia.
Harianto








