
Teropongindonesianews.com
Gresik, Jawa Timur – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) KSM Sangkapura mempertanyakan kualitas pembangunan proyek rawat inap Puskesmas Sangkapura. Proyek yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gresik senilai Rp 189.570.098.88 ini diduga menggunakan material substandard dan mengabaikan keselamatan pekerja.
Ketua LSM GMBI KSM Sangkapura, Junaidi, mengungkapkan temuan investigasi lapangan yang mengkhawatirkan ,Pihaknya menemukan indikasi penggunaan pasir laut dalam proses pengecoran. Penggunaan material tersebut dikhawatirkan akan mengurangi kekuatan struktur bangunan dan berpotensi membahayakan keselamatan pasien dan tenaga medis di kemudian hari.
Lebih lanjut, Junaidi menyoroti lemahnya pengawasan dan penerapan standar keselamatan kerja. Para pekerja, menurutnya, tidak dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai.
“Kami menemukan indikasi penggunaan pasir laut dalam pengecoran. Ini sangat memprihatinkan karena bisa menurunkan kualitas bangunan dan membahayakan keselamatan. Selain itu, pihak rekanan sama sekali tidak memperhatikan keselamatan para pekerja yang terlihat tidak dilengkapi APD. Di manakah pengawasan dari pihak terkait?” tegas Junaidi.

Kejanggalan lainnya adalah minimnya transparansi proyek. Junaidi menyatakan bahwa papan informasi proyek kerap berubah-ubah, menyulitkan pemantauan publik terhadap progres pembangunan.
Menyikapi temuan tersebut, GMBI KSM Sangkapura mendesak Pemerintah Kabupaten Gresik dan instansi terkait untuk segera melakukan investigasi menyeluruh. Mereka meminta pemeriksaan kualitas material yang digunakan dan penindakan tegas jika ditemukan penyimpangan.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Gresik segera bertindak untuk memastikan proyek ini sesuai standar dan tidak merugikan masyarakat , Kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tambah Junaidi.
GMBI KSM Sangkapura menegaskan akan terus memantau perkembangan proyek dan menuntut transparansi serta akuntabilitas dalam proses pembangunan Puskesmas Sangkapura. Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Gresik terkait temuan LSM GMBI.
Tim









