
Tetopongindonesianews.com
Bengkulu Tengah, 13 November 2025 – Kabar mengejutkan beredar luas di media sosial (medsos) Bengkulu Tengah. Seorang yang diduga menjabat sebagai Kepala Dusun (Kadun) di salah satu desa di Kecamatan Bang Haji, Kabupaten Bengkulu Tengah, dikabarkan tertangkap basah oleh warga saat sedang bermesraan dengan seorang wanita yang diduga selingkuhannya pada malam tanggal 12 November 2025. Informasi ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat setempat.
Kabar penggerebekan tersebut menyebar dengan cepat melalui berbagai platform media sosial, memicu rasa penasaran dan kehebohan di tengah masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, detail mengenai kronologi kejadian masih simpang siur.
Menanggapi beredarnya informasi tersebut, Penjabat (Pj) Kepala Desa setempat membenarkan adanya penggerebekan yang viral di media sosial. Namun, Pj Kades belum memberikan keterangan detail terkait identitas Kadun yang bersangkutan, apakah Kadun Satu atau Kadun Dua. Pihak berwenang setempat saat ini tengah melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kebenaran informasi serta mengumpulkan bukti-bukti terkait.
“Kami membenarkan adanya informasi yang beredar di media sosial mengenai penggerebekan tersebut. Namun, kami belum bisa memberikan keterangan detail lebih lanjut karena masih dalam proses penyelidikan,” ujar Pj Kades dalam konfirmasi singkatnya.
Kejadian ini tentu menimbulkan berbagai spekulasi dan reaksi dari masyarakat. Banyak yang menyayangkan perbuatan yang diduga dilakukan oleh oknum Kadun tersebut, terutama mengingat jabatannya sebagai perangkat desa yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat. Isu perselingkuhan ini juga berpotensi mencoreng nama baik desa dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.
Pihak berwenang diharapkan segera mengambil tindakan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku jika terbukti adanya pelanggaran. Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Perkembangan lebih lanjut mengenai kasus ini akan terus kami pantau dan laporkan.
Tarmizi






