
Teropongindonesianews.com
Pewarta : Agus
Bondowoso – Cuaca ekstrem kembali melanda Kabupaten Bondowoso pada Kamis sore. Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang kawasan sepanjang jalan Kecamatan Pujer menuju Kecamatan Jambesari, menyebabkan puluhan pohon tumbang serta merusak sejumlah rumah warga dan bangunan pertokoan di sepanjang jalur tersebut.

Peristiwa terjadi pada Kamis,04/12/2025,sekitar pukul 14.30 WIB ketika angin mulai berputar kencang dan menyapu kawasan perlintasan antar kecamatan itu. Dalam waktu kurang dari 15 menit, angin tersebut merobohkan pohon-pohon berukuran besar yang berada di pinggir jalan dan mengakibatkan situasi di lokasi mendadak kacau.

Batang pohon yang tumbang melintang di tengah jalan membuat jalur Pujer–Jambesari tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Banyak mobil terpaksa berhenti jauh sebelum lokasi pohon tumbang, sementara sebagian pengendara lainnya mencoba memutar arah mencari jalur alternatif.

Pengendara roda dua masih dapat melintas di beberapa titik setelah warga melakukan pembersihan manual, namun tetap dengan sangat hati-hati karena masih banyak ranting, pecahan kayu, dan kabel listrik jatuh yang membahayakan. Kondisi ini membuat lalu lintas lumpuh selama beberapa jam hingga petugas gabungan dan warga datang untuk membuka jalur.

Selain menutup jalan, angin puting beliung juga merusak beberapa pertokoan dan rumah di sepanjang rute tersebut. Banyak rumah kehilangan atap, beberapa teras roboh, dan sejumlah bangunan semi-permanen rusak parah. Kerusakan juga terjadi pada pertokoan yang berada di pinggir jalan, di mana kaca etalase pecah, papan nama toko terlepas, dan atap seng beterbangan.
Salah satu pemilik toko mengaku tokonya mengalami kerusakan cukup berat.
“Atap toko saya beterbangan, barang-barang basah terkena hujan. Kerugiannya lumayan besar. Saya berharap ada bantuan dari pemerintah,” tuturnya.
Warga sempat panik ketika angin datang mendadak. Banyak yang memilih keluar rumah dan mencari tempat aman.
Warga lainnya, Samsul Huda (45), menyebut kejadian ini sebagai yang paling menakutkan dalam beberapa tahun terakhir.
“Pohon besar di depan rumah langsung tumbang. Untung tidak menimpa rumah. Kejadiannya cepat sekali,” katanya.
Petugas BPBD Bondowoso, bersama TNI, dan warga kemudian melakukan evakuasi serta pembersihan pohon tumbang. Proses pembukaan akses jalan berlangsung hingga sore hari karena banyaknya pohon besar yang melintang di badan jalan.
Saat ini pihak kecamatan Pujer dan Jambesari masih belum melakukan pendataan terhadap rumah, toko, dan fasilitas umum yang rusak. Kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, meskipun angka resmi masih menunggu laporan lebih lanjut.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,
Namun pemerintah setempat mengimbau warga agar tetap waspada mengingat cuaca ekstrem diperkirakan masih berpotensi terjadi. Warga diminta berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah dan tidak berteduh di bawah pohon ketika hujan dan angin kencang kembali melanda.
Bencana ini menjadi peringatan bahwa jalur Pujer–Jambesari yang dipenuhi pohon besar memiliki risiko tinggi saat terjadi angin puting beliung, sehingga upaya mitigasi seperti pemangkasan pohon di sepanjang jalur perlu segera dilakukan. Agus







