Doctor visits old man patient cartoon drawing
Teropongindonesianews.com
SUMENEP – Kematian seorang warga Dusun Drusah, Desa Prenduan, Kecamatan Peragaan, Kabupaten Sumenep, Pak Sa’di Zakki, memunculkan pertanyaan dari aktivis dan masyarakat setempat. Kasus ini semakin mengkhawatirkan setelah ditemukan bahwa perawat yang melakukan infus juga pernah terlibat dalam kasus kematian pasien serupa beberapa bulan lalu.
Berdasarkan informasi dari keluarga korban, Pak Sa’di mendapatkan layanan infus dari seorang perawat bernama AS pada Minggu sekitar pukul 20.00 WIB. Menurut keluarga, proses infus tidak diawasi dengan baik dan bahkan mereka disuruh mengganti larutan infus sendiri ketika sudah kosong. Akhirnya, Pak Sa’di wafat pada Selasa dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Perawat datang setelah korban meninggal dan infus sudah dibuka oleh keluarga.
Tim media yang melakukan konfirmasi menemukan bahwa perawat yang sama juga pernah memberikan layanan infus di Dusun Nangkah, Desa Aeng Panas, beberapa bulan silam. Pasien pada kasus tersebut juga meninggal dunia. Keluarga korban kedua menyatakan bahwa pasien diinfus pada hari Senin pagi dan wafat pada malam hari yang sama, setelah menggunakan 5 larutan infus dengan 4 ampul sisa.
Kini aktivis dan warga mengajak pihak berwenang untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terkait kompetensi perawat dan penyebab kematian pada kedua kasus tersebut, serta memastikan keamanan layanan kesehatan bagi masyarakat. SAWIN







