
Teropongindonesianews.com
PRINGSEWU – Akses jalan vital yang menghubungkan Kabupaten Pringsewu dengan Kabupaten Pesawaran kini dalam kondisi memprihatinkan. Ruas jalan utama yang terletak di Pekon Kediri, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, telah amblas akibat jebolnya gorong-gorong yang diduga sudah termakan usia. Kerusakan ini dilaporkan telah berlangsung selama hampir satu tahun tanpa ada perbaikan.
Amblasnya bahu jalan ini menyebabkan kekhawatiran serius bagi pengguna jalan, mengingat jalur ini merupakan urat nadi transportasi dan perekonomian antar dua kabupaten, bahkan menjadi akses menuju Bandar Udara Radin Inten.
Kepala Pekon Kediri, Catur Indayani, mengungkapkan bahwa kondisi gorong-gorong yang rusak sebenarnya sudah terlihat sejak lama. Namun, yang lebih mengkhawatirkan adalah dampak dari kerusakan tersebut.
“Gorong-gorong ini sudah lama rusak dan sekarang sudah jebol. Padahal ini akses terdekat yang menghubungkan Kabupaten Pringsewu dengan Kabupaten Pesawaran serta Bandara Radin Inten. Kerusakan ini sudah mengakibatkan tiga kali kecelakaan,” ujar Catur Indayani pada Rabu (08/04/2026), menyoroti bahaya yang mengintai pengguna jalan.
Ia menambahkan, jalan tersebut sebelumnya pernah diusulkan untuk dilakukan peninjauan dan perbaikan. Namun, hingga saat ini, usulan tersebut belum juga direalisasikan oleh pihak berwenang.
Masyarakat sangat berharap Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui dinas terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PU TR), segera mengambil langkah cepat. Perbaikan gorong-gorong dan badan jalan yang amblas sangat mendesak dilakukan untuk mencegah insiden lebih lanjut dan melancarkan kembali aktivitas masyarakat.
Jalur tersebut bukan hanya penting untuk mobilitas warga, tetapi juga krusial untuk distribusi barang dan jasa yang menopang perekonomian antar kabupaten. Lambatnya penanganan dikhawatirkan akan semakin memperparah kerusakan dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PU TR) Kabupaten Pringsewu belum berhasil dikonfirmasi terkait masalah ini.
Sadek








