Skip to content
Mei 11, 2026
  • BREAKING NEWS
  • KEPOLISIAN
  • Daerah
  • Ragam Peristiwa
  • Pemerintah
  • TNI
    • Desa
  • Edisi Spesial
BackgroundEraser_20250402_172203769

Menyingkap Tabir, Mengungkap Fakta, Aktual dan Terpercaya

Primary Menu
  • BREAKING NEWS
  • KEPOLISIAN
  • Daerah
  • Ragam Peristiwa
  • Pemerintah
  • TNI
    • Desa
  • Edisi Spesial
Live
  • Home
  • 2026
  • Mei
  • 11
  • Stop Penyelundupan BBL: Gus Lilur Minta Negara Hadir Lindungi Nelayan.
  • Uncategorized

Stop Penyelundupan BBL: Gus Lilur Minta Negara Hadir Lindungi Nelayan.

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 11, 2026 3 minutes read
IMG-20260511-WA0000

Teropongindonesianews.com – Founder sekaligus Owner Bandar Laut Dunia (Balad) Grup, HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy—yang akrab disapa Gus Lilur—secara resmi menyerukan Tritura (Tiga Tuntutan Rakyat) Nelayan Republik Indonesia. Ia mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Khusus guna memberantas sindikat penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) ke luar negeri.

​Gus Lilur menegaskan bahwa penyelundupan BBL bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan kejahatan ekonomi lintas negara yang terorganisir. Praktik ilegal ini dinilai telah merugikan nelayan lokal, mengikis kedaulatan kelautan, dan menyebabkan nilai tambah komoditas lobster nasional justru dinikmati oleh negara lain.

​“Kami menyerukan Tritura Nelayan sebagai mandat bagi Presiden Prabowo agar negara hadir secara konkret. Tiga poin utamanya: berantas penyelundupan BBL, fasilitasi budidaya di perairan domestik, dan gerakkan seluruh jajaran KKP untuk memperkuat kapasitas budidaya nelayan lokal,” ujar Gus Lilur dalam keterangan tertulisnya,
​
​Gus Lilur turut menyampaikan apresiasi tinggi atas ketegasan Presiden Prabowo yang, sejak Agustus 2025, telah menghentikan total aktivitas budidaya BBL di luar negeri melalui kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Langkah ini dianggap sebagai tonggak penting dalam mengembalikan tata kelola sumber daya kelautan sesuai amanat konstitusi.

​Kebijakan tersebut semakin diperkuat dengan transformasi regulasi dari Permen KP Nomor 7 Tahun 2024 menjadi Permen KP Nomor 5 Tahun 2026. Sebagai inisiator perubahan regulasi tersebut, Gus Lilur menilai aturan terbaru ini secara eksplisit mengarahkan agar BBL wajib dibesarkan di laut Indonesia oleh nelayan lokal.

​“BBL berasal dari laut kita, maka nilai tambahnya harus tinggal di Indonesia. Jangan sampai benihnya dari kita, risikonya ditanggung nelayan kita, tetapi keuntungan triliunannya justru mengalir ke negara tetangga,” tegasnya.

Meski regulasi telah diperketat, Gus Lilur memperingatkan bahwa kebijakan tersebut tidak akan efektif tanpa penegakan hukum yang radikal terhadap sindikat penyelundupan. Ia mengungkap pola sistematis jaringan internasional yang menggunakan dua jalur utama:

1 .​Jalur Laut: BBL dikirim dari Indonesia menuju Malaysia, kemudian diteruskan ke Singapura.
2 • ​Jalur Udara: BBL dikirim langsung dari bandara-bandara di Indonesia menuju Singapura.

​Di Singapura, tepatnya di kawasan Choa Chu Kang dan Lim Chu Kang, BBL menjalani proses aklimatisasi (penyegaran kembali). Setelah siap, benih tersebut diterbangkan ke Kamboja untuk mendapatkan dokumen legalitas berupa Certificate of Origin (COO) dan Certificate of Health (COH) guna memenuhi syarat masuk ke Vietnam.

​“Vietnam tidak menerima BBL tanpa legalitas. Karena itu, Kamboja digunakan sebagai titik pencucian dokumen. Ini adalah rantai pasok gelap yang terstruktur di mana Indonesia hanya dijadikan ‘tambang’ benih,” ungkap Gus Lilur.

​Ia menambahkan, berkat pasokan BBL ilegal dari Indonesia, Vietnam mampu meraup nilai ekonomi lobster mencapai lebih dari Rp100 triliun per tahun.
​
​Guna memutus mata rantai tersebut, Gus Lilur meminta Presiden Prabowo membentuk Satgas Khusus Pemberantasan Penyelundupan BBL yang melibatkan lintas instansi, mulai dari KKP, Polri, TNI AL, Bea Cukai, otoritas pelabuhan/bandara, hingga unsur intelijen negara.

​Selain penegakan hukum, Gus Lilur menekankan pentingnya solusi ekonomi bagi nelayan. Pemerintah diminta memfasilitasi akses teknologi, permodalan, dan pendampingan agar nelayan tidak sekadar dilarang menjual benih, tetapi mampu menjadi pelaku budidaya mandiri.

​Adapun tiga poin utama Tritura Nelayan Republik Indonesia yang diusung adalah:

• ​Pemberantasan Tuntas: Presiden menindak tegas seluruh jaringan penyelundupan BBL ke luar negeri tanpa pandang bulu.
• ​Fasilitasi Budidaya: Presiden memberikan dukungan nyata bagi nelayan untuk melakukan budidaya BBL di perairan Indonesia.
• ​Mobilisasi KKP: Presiden memerintahkan Menteri KP beserta jajarannya untuk memasifkan gerakan budidaya lobster nasional demi kesejahteraan masyarakat pesisir.

​“Tritura Nelayan adalah seruan kedaulatan ekonomi. Jika kebocoran ini ditutup dan budidaya lokal difasilitasi, Indonesia akan menjadi pusat lobster dunia, bukan sekadar penonton di tengah kekayaan alamnya sendiri,” pungkas Gus Lilur.

BiroTIN/STB

About The Author

Redaksi Teropong Indonesia News

TEROPONG INDONESIA NEWS DI DIRIKAN SEJAK TANGGAL 22 DESEMBER 2020 oleh Wahyu dan Haji Darmo di bawah Naungan PT Teropong Multi Media,
( Call Redaksi : 082323884880 )

See author's posts

Post navigation

Previous: Gelar Sarasehan Dan Pendidikan Politik, DPD Partai Golkar Kabupaten Jember Diskriminasi Awak Media

Related Stories

IMG-20260510-WA0002
  • Uncategorized

Pemdes Tambak Rejo Salurkan BLT-DD Tahap I Mei 2026 Secara Selektif

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 10, 2026
IMG-20260510-WA0042_copy_1075x897
  • Uncategorized

Ungkap Kasus, Polsek Terusan Nunyai Berhasil Mengamankan 2 Pelaku Pencuri Sawit Milik PT GMP

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 10, 2026
IMG-20260510-WA0036_copy_1536x1024
  • Uncategorized

Matangkan Persiapan Rakernas 2026, DPP IJEN Perkuat Koordinasi Pengurus Se-Indonesia

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 10, 2026

PEMERINTAH KOTA PADANG SIDIMPUAN

IMG-20250908-WA0139

BUTIK INDHIRA GIANYAR BALI BERKELAS DUNIA

20241231_114526_copy_1280x1280

Perusahaan Rokok SAE-22/SAE-FA

IMG_20250118_003129

Selamat dan Sukses Atas Serah Terima Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso Jawa Timur

IMG_20260428_023639

GUEST HOUSE JEMBER

20260308_204752_copy_1280x1280
Guest House Jember
  • Susunan Direksi PT Teropong Multi Media dan Susunan Redaksi Media Teropong Indonesia News
  • PHONE PEMIMPIN REDAKSI
Mei 2026
SSRKJSM
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    

SUSU NASIONAL

1778373635513
SUSU NASIONAL

Arsip

MENEBAR KEBAJIKAN DENGAN SEDEKAH PADA ANAK YATIM

IMG_20250227_104516

PHONE PEMRED

WA - 082323884880
WA & Celluler - 085236384228

Usamah Abdat, SE – DEWAN REDAKSI

IMG-20250817-WA0274

KH Shobirin Al Faqih Bondowoso Jatim

IMG_20250812_234314
Keluarga Besar BSBK Bondowoso Jatim

You may have missed

IMG-20260511-WA0000
  • Uncategorized

Stop Penyelundupan BBL: Gus Lilur Minta Negara Hadir Lindungi Nelayan.

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 11, 2026
IMG-20260510-WA0048_copy_616x428
  • BREAKING NEWS

Gelar Sarasehan Dan Pendidikan Politik, DPD Partai Golkar Kabupaten Jember Diskriminasi Awak Media

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 11, 2026
IMG-20260510-WA0002
  • Uncategorized

Pemdes Tambak Rejo Salurkan BLT-DD Tahap I Mei 2026 Secara Selektif

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 10, 2026
IMG-20260510-WA0047_copy_874x492
  • BREAKING NEWS

Relawan JPKP Jatim Hadiri Kunjungan Kerja Wapres Gibran di Jombang

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 10, 2026
  • Susunan Direksi PT Teropong Multi Media dan Susunan Redaksi Media Teropong Indonesia News
  • PHONE PEMIMPIN REDAKSI
  • BREAKING NEWS
  • KEPOLISIAN
  • Daerah
  • Ragam Peristiwa
  • Pemerintah
  • TNI
    • Desa
  • Edisi Spesial
PEMIMPIN REDAKSI - WAHYU - 082323884880 | MoreNews by AF themes.