
Teropong Indonesia News Com.
Sumsel- Rabu,22/7/2026 saat media teropong Indonesia News Com melakukan konfirmasi kepada Andre selaku kepala Pos pemadam kebakaran yang berlokasi di jalan Sukarno Hatta kecamatan Alang -alang lebar Palembang provinsi Sumatera Selatan, terkait apakah ada pihak ketiga yang bekerjasama dalam melakukan simulasi pemadaman api dengan APAR, “Tidak ada ujar Andre.

Bermula dengan adanya seseorang yang mengaku dari Dinas Pemadam Kebakaran, yang menawarkan untuk bekerjasama melakukan simulasi terhadap salah satu dapur MBG yang berlokasi di wilayah kecamatan Alang -alang lebar. Saat orang tersebut berkomunikasi dengan kepala dapur MBG yang tidak kita sebutkan namanya, Tanpa Koordinasi dengan pihak mitra yang akan mengeluarkan biaya untuk hal tersebut.

Sehingga tanggal, 18 juli 2026 terjadilah simulasi di tempat dapur MBG tersebut. Ternyata orang tersebut adalah pihak swasta yang mengatasnamakan CV TB, yang didampingi oleh salah satu petugas BPK. Setelah terjadi simulasi yang menghabiskan 6 tabung apar milik dapur MBG, terdiri dari 3 tabung apar ukuran 3 kg dan 6 kg. Aneh nya, pihak CV TB memaksa pihak dapur MBG untuk melakukan isi 6 tabung tersebut dengan dia, dan mengancam pihak dapur MBG kalau tidak mau melakukan isi ulang tabung tersebut, maka 5 tabung milik dapur MBG tersebut akan diambil. Sehingga terjadi pengisian 6 tabung yang dipakai simulasi tadi. Sehingga pihak dapur MBG tersebut harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 2.988.000. dengan rincian harga per kg Rp 398.000 x 3 tabung yang ukuran 3 kg Rp 1.194.000 , dan harga per kg Rp 598.000 x 3 tabung apar ukuran 6 kg Rp 1.794.000.
Setelah kami perlihatkan vidio simulasi kepada Andre selaku Kapos PBK yang didampingi Heri selaku wakil kapos, bahwa dalam simulasi itu Kapos melihat salah satu anggotanya yang memberikan simulasi tersebut. Lalu Andre melihat tanggal simulasi, saat itu tgl, 18 juli 2026 dan ia menjelaskan bahwa kegiatan simulasi itu diluar jam kerja.
Menurut narasumber yang bisa dipercaya, bahwa simulasi ini , atas perintah kepala pos PBK Alang -alang lebar yang pernyataannya secara lisan oleh perwakilan CV TB.
Ditempat terpisah tim Media TIN menghubungi Hartono selaku aktivis LSM TEROPONG yang aktif melihat perkembangan berita media Tin, mengatakan bahwa, melihat kronologi dari kejadian tersebut, bahwa patut diduga pihak CV TB memang ada bekerja sama dengan Kapos PBK Alang -alang lebar. Dan yang kedua Kapos PBK Alang -alang lebar, setelah melihat video simulasi yang didalamnya terdapat salah satu anggotanya di PBK Alang -alang lebar, terkesan mendukung kesalahan dari anggota nya tersebut.
Ir/ Sumsel.







