Teropongindonesianews.com
Bengkulu Utara – Komitmen Kepolisian Resor (Polres) Bengkulu Utara dalam memastikan keamanan dan kenyamanan fasilitas umum bagi masyarakat kembali diwujudkan. Pada Selasa (1/9/2026) hari ini, Kapolres Bengkulu Utara bersama jajaran memimpin langsung aksi gotong royong merehabilitasi jembatan gantung di Desa Aur Gading Kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara.
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat kebersamaan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., beserta para pejabat utama (PJU) Polres Bengkulu Utara. Turut hadir mendampingi di lokasi Kapolsek Kerkap Beserta Personel Polsek, Camat Kerkap, Kepala Desa (Kades) Aur Gading, serta Babinsa setempat. Kehadiran jajaran Kepolisian, unsur pimpinan kecamatan, TNI, dan pemerintah desa ini disambut antusias oleh warga yang membaur dan bahu-membahu bekerja.
Fokus utama perbaikan menyasar bagian-bagian vital jembatan gantung yang sudah termakan usia dan rentan membahayakan perlintasan warga. Personel kepolisian bersama unsur TNI dan warga saling berbagi tugas melakukan pengelasan pada plat besi jembatan yang rusak agar kembali menyatu dan kokoh. Secara bersamaan, dilakukan pula penggantian dan perbaikan papan kayu lantai jembatan yang lapuk dengan material kayu baru yang lebih kuat.
Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa perbaikan ini merupakan wujud hadirnya Polri bersama TNI dan pemerintah daerah di tengah-tengah masyarakat.
”Hari ini kami bersama jajaran PJU Polres, Camat, Kades, Babinsa, dan masyarakat Desa Aur Gading bergotong royong memperbaiki jembatan gantung ini. Perbaikan teknis seperti pengelasan plat yang rusak dan penataan papan kayu sangat penting dilakukan demi menjamin keselamatan warga saat melintas,” ujar AKBP Bakti Kautsar Ali.

Ia juga menambahkan bahwa jembatan gantung ini memiliki peran strategis sebagai urat nadi konektivitas dan ekonomi warga desa.
”Melalui gotong royong ini, kita tidak hanya memperbaiki infrastruktur fisik, tetapi juga memupuk kebersamaan dan kemitraan antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan/desa, dan masyarakat. Harapan kita bersama, jembatan ini menjadi lebih aman digunakan untuk aktivitas harian,” tambahnya.
Setelah seluruh proses perbaikan dan pengelasan selesai dilakukan, suasana keakraban semakin terasa hangat saat seluruh rangkaian acara ditutup dengan makan bersama di pinggir sungai dekat lokasi jembatan. Bersama-sama menikmati hidangan di alam terbuka menjadi simbol kuatnya rasa kekeluargaan dan persatuan antara petugas dan warga.
Melalui perbaikan yang kolaboratif ini, Jembatan Gantung Desa Aur Gading kini kembali kokoh, aman dilintasi, serta siap menunjang kelancaran mobilitas warga sehari-hari.
Tarmizi

