Teropong Indonesia News
Banyuwangi – Mundurnya dua perangkat Desa di Pemerintahan Desa Badean Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi menimbulkan tanda tanya besar bagi masyarakat.
Sebelumnya satu perangkat Desa bernama Wahid lebih awal mengundurkan diri, kemudian tidak berselang lama ada perangkat desa lagi yang mengundurkan diri bernama Sofa .
Awak media teropong Indonesia News mencoba menggali informasi dari yang bersangkutan ,bahwa perangkat desa bernama Wahid mengundurkan dirinya tidak ada penjelasan ke awak media saat di temui .
Dari Sofa sendiri di temui di pulau Bali mengatakan hal yang sama, menurutnya sejak program dana desa terjadi pemangkasan oleh pemerintah pusat semangat menjadi perangkat desa menjadi kendor.
Dari pihak kecamatan Abdul Azis mengatakan dua perangkat desa tersebut masih dalam proses SK pengunduran dari Bupati Banyuwangi .
Di sisi lain Abdul Azis mengatakan lewat Whatshap pengunduran diri Sofa di karenakan internal keluarga, dengan demikian transparansi pengunduran diri dua perangkat desa tersebut di pertanyakan .
Masyarakat berharap kepala Desa Nursamsi melakukan tindakan untuk lebih transparan mengisi kekosongan jajaran pembantu Sekretaris desa tersebut,mengingat UU DESA memilih perangkat desa adalah hak pretogratif kepala desa .
Sekali lagi harapan masyarakat desa jelang Pilkades serentak tidak ada kekosongan perangkat desa,demikian juga dengan kekosongan perangkat desa secepatnya harus di isi sesuai peraturan yang berlaku di pemerintahan desa .
Fiq.

