Teropongindonesianews.com
PRINGSEWU – Tokoh Masyarakat dan Pemuda Pekon Blitarejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, mempertanyakan realisasi Dana Desa Tahun Anggaran 2022,2023, 2024 dan 2025.
Tokoh Masyarakat dan Pemuda Nenilai laporan di atas kertas Tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Realisasi yang ditulis Sudah 100% tapi Bangunan yang dilihat Warga masih rusak dan mangkrak.
Dana Desa Tahun Anggaran 2022, 2023,2024 dan 2025 diklaim Sudah direalisasikan untuk Pembangunan. Tapi Warga mengaku merasakan hasilnya Tidak Sesuai dengan Angggaran yang di Keluarkan. Contohnya Lapangan futsal yang Katanya dibangun Menelan Anggaran Rp 61.000.000 tapi Bangunanya tidak Sesuai , jalan lingkungan masih Rusak.
“Di kertas Tulisannya Sudah Terealisasi Semua, lapangan futsal Mangkrak, jalan Rusak. Itu namanya Realisasi di kertas Doang, bukan di lapangan,” tegas tokoh Masyarakat Blitarejo sambil Membaca laporan Dana Desa, Sabtu(24/10/2026)
– Berapa total Dana Desa Tahun Anggaran 2022,2023, 2024, 2025 yang masuk ke Pekon Blitarejo?
– Berapa yang sudah dibelanjakan dan untuk apa saja?
– Kenapa Lapangan futsal yang anggarannya besar hasilnya Tidak Sesuai?
“Kami Tidak Menuduh Korupsi, Kami Mempertanyakan Realisasi. Kalau Realisasinya Benar, Buktikan. Kalau gak Bisa di Buktikan, Berarti ada yang disembunyikan,” tutup tokoh.
Tim Redaksi Beserta Tokoh Masyarakat dan Pemuda akan Terus Menelusuri Hasil Kegiatan yang Menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2022 hingga 2025.
SADEK

