
Teropongindonesianews.com
Kompetisi beradu argumentasi dan kecakapan berdiplomasi kembali digelar oleh OSIS SMA Negeri 1 Sumenep. Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) sebagai media penyaluran bakat dan minat bidang non-akademik berupa kedalaman berpikir dan ketajaman argumentasi di kalangan pelajar SMA kembali digelar untuk yang kedua kalinya. Acara LDBI 2023 se- Madura digelar selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu (18-19/2) bertempat di aula Said Abdullah SMAN 1 Sumenep.
Acara LDBI 2023 dibuka dengan diawali sambutan oleh Kacabdin Sumenep yang diwakili oleh Bapak Rusli, M.Pd. selaku Kasi SMA/ PK-PLK Cabdin Sumenep. Dalam sambutannya Bapak Rusli mengatakan bahwa LDBI bukan sekedar lomba, tapi merupakan ajang silaturahim pelajar SMA/SMK di Madura. Bapak Rusli juga memberi apresiasi terhadap SMAN 1 Sumenep yang dari tahun ke tahun tidak pernah sepi.
“Sekolah ini selalu penuh dg aktivitas baik pengembangan siswa ataupun guru. Prestasi nasional bahkan Internasional di raih sekolah ini terutama bidang riset”. Ucap Bapak Rusli dalam sambutan pembukaannya.
LDBI diikuti sebanyak 23 tim. Diantaranya, SMAN 1 Ketapang Sampang, SMAN 1 Pamekasan sebanyak lima tim, SMAN 2 Pamekasan, SMAN 4 Pamekasan, SMAN 1 Pademawu sebanyak dua tim. Termasuk juga SMAN 1 Sumenep turun dengan empat tim, SMAN 1 Kalianget dua tim, SMAN 1 Gapura dua tim, SMA YAS’A Sumenep, serta SMK Sidingpuri.
Rafly Maulana Islami selaku ketua pelaksana (ketupel) LDBI 2023 mengucapkan terimakasih kepada semua peserta yang telah berpartisipasi. Rafli, panggilan akrabnya, menerima segala saran dan kritik utk penyelenggaraan yang lebih baik di tahun depan.
Teknik pelaksanaan debat menggunakan sistem Asean Parlementary, dimana dalam satu tim terdapat tiga anggota. Masing-masing anggota diberikan berbicara secara bergantian dalam waktu yang telah ditentukan. Pembicara satu menyampaikan perkenalan dan kesimpulan, pembicara dua menyampaikan gagasan atau argumentasi. Sedang pembicara tiga menyampaikan sanggahan terhadap tim lawan.
Masing-masing tim diberi kesempatan melakukan interupsi sebagai sanggahan. Syaratnya, pembicara yang diperkenankan menyanggah argumen lawan harus sesuai dengan pembicara yang menyampaikan argumen.
Sebelum bertanding debat seluruh tim dikumpulkan di ruang tunggu. Kemudian tim yang akan bertanding debat dipanggil menuju ruang mosi. Selanjutnya, dilakukan undian penentuan pihak pro atau kontra, serta penyampaian mosi atau masalah yang akan diperdebatkan. Setelah, itu masing- masing tim diberikan waktu lima menit untuk membangun argumentasi yg akan disampaikan waktu pelaksanaan debat. Kemudian kedua tim dipersilahkan menuju arena perdebatan.
Di arena debat kedua tim ditempatkan secara berhadapan. Debat dipimpin oleh seorang moderator. Moderator memberikan waktu perkenalan masing-mading tim selama satu menit, penyampai argumentasi dua menit. Penyanggahan argumen selama tiga menit. Terakhir, penyampaian kesimpulan dan penutup dari masing-masing tim selama satu menit.
Pertandingan debat digelar dalam lima babak. Yakni, babak penyisihan, babak dua belas besar, babak delapan besar, babak semifinal, terakhir babak final. Untuk babak final terdiri dari dua pertandingan debat, yaitu perebutan juara 1 dan 2 serta perebutan juara 3 dan 4.
Terdapat empat tim yang berhasil melaju pada babak semifinal. Yaitu, SMAN 1 Batuan melawan SMAN 2 Sumenep B, sedangkan SMAN 1 Sumenep C melawan SMAN 1 Gapura A. Untuk babak delapan besar, semifinal dan final mosi disampaikan kepada peserta beberapa menit sebelum dilangsungkan pertandingan debat. Pada babak penyisihan sampai dua belas besar, mosi telah diberikan jauh hari sebelum pelaksanaan debat. Sehingga seluruh tim bisa mempersiapkan semenjak awal.
Dalam lomba debat yang dilaksanakan oleh OSIS SMAN 1 Sumenep ini menghadirkan tim juri yang memiliki kualifikasi. Mereka adalah para dosen dan satu staf dr Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sumenep. Ketiga juri tersebut adalah Rusliy, M.Pd. Kasie SMA/ PK-PLK Cabdin Sumenep. Selanjutnya, Moh. Fausi, M.Pd. dosen sekaligus dekan di STKIP Sumenep. Terakhir, Dr. Habibi dosen juga dekan di Fakultas Pendikan IPA UNIJA Sumenep.
Final pertama memperebutkan juara 3 dan 4 yaitu SMAN 1 Gapura (A) melawan SMAN 2 Sumenep (B). Mosi debat final pertama yaitu Pemerintah Harus Mengalihkan Subsidi BBM ke Bantuan Lain karena Ancaman Krisis Dimensional. Final kedua memperebutkan juara 1 dan 2 yaitu tim SMAN 1 Sumenep (C) melawan SMAN 1 Batuan. Mosi debat final perebutan juara 1 dan 2 yaitu Para Koruptor yang terbukti Bersalah secepatnya Dihukum Mati.
LDBI mendapatkan tanggapan dari beberapa peserta. Tri Aulia Taulani peserta debat asal SMAN 1 Gapura mengatakan bahwa LDBI menambah pengalaman dan wawasan baru. Juga meningkatkan motivasi untuk berbuat lebih baik. “Kami bisa tahu terhadap kemampuan dari sekolah lain” tambah Aulia.
Titin Lutmawati peserta asal SMAN 2 Sumenep menyampaikan tanggapannya. Titin, demikian panggilannya, mengungkapkan saran agar sebaiknya acara ini digelar setiap tahun. Menurutnya, acara ini sangat bermanfaat untuk mengembangkan bakat siswa. Titin mengusulkan sistem pertandingan lebih diperketat terutama pada babak penyisihan.
Di puncak gelaran, dewan juri LDBI 2023 menetapkan tim juara. Juara 4 tim debat SMAN 2 Sumenep (B), juara 3 tim debat SMAN 1 Gapura (A), dan juara 2 tim debat SMAN 1 Batuan. Sedangkan juara 1 adalah tim debat SMAN 1 Sumenep (C).
Acara LDBI 2023 ditutup oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan. Sebelum itu telah dilakukan pengumuman pemenang sekaligus penyerahan hadiah kepada seluruh juara.
Penulis: Syafiuddin Syarif. Editor: Santoso.







