
Teropongindonesianews.com
PRINGSEWU,Lampung – Menanggapi pemberitahuan dugaan Fiktif Dana Desa (DD) dari tahun ke tahun yang disampaikan pejabat pejabat yang ada di kecamatan Pardasuka seperti diberitakan sebelumnya sejak dirinya menjabat sebagai kepala pekon(kapekon)Kedaung,kecamatan Pardasuka ,kabupaten Pringsewu melalui whatsApp
“Maaf setiap tahun tim monev dari kecamatan pekon Kedaung tidak pernah kami persulit bisa ditanya kepada pihak kecamatan” jawab Bahtarin menjawab whatsApp yang dikirim wartawan media ini Sabtu(16/09/2023).
Selanjutnya saat dijelaskan bahwa pernyataan adanya dugaan fiktif yang disampaikan pejabat pejabat di kecamatan Pardasuka juga siap memberikan keterangan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) karena mereka tahu persis pembangunan yang fiktif jika diperlukan ,justru Bahtarim kembali menjawab melalui WhatsApp nya
“Ya kan saudra ingin koordinasi saya terangkan apa adanya ya kalau saya cuma cari jalan yang Terbaik gimana kita kan mitra” tulisnya .
Dikatakan Bahtarin ,sebagai kapekon mesti diantara rekan rekan ada yang pro dan kontra namun dirinya siap memperbaiki semua kekurangan yang dipandang perlu sebagai manusia biasa dirinya tidak semua orang suka dengannya
“Ya kita harus menyadari pro dan kontra jadi tidak semua orang senang sama saya” pungkasnya
Sebelumnya Bahtarim juga langsung menelpon wartawan media ini pasca diberitakan dan menjelaskan bahwa dirinya tetap akan membangunkan sumur bor yang diduga fiktif tersebut serta 5 aparatur pekon yang sudah 2 tahun ada kekosongan dananya disilvakan
“Tahun ini saya akan bangunkan sumur bor tersebut dan kalau bicara 5 aparatur pekon Kedaung yang mengalami kekosongan selama 2 tahun itu dananya saya dimasukan ke Silpa ”terangnya Sabtu (16/09/2023)
Diperoleh informasi yang baru dugaan fiktif di pekon Kedaung itu sudah dikeluhkan pihak kecamatan terutama saat akan melakukan Monitoring dan evaluasi (Monev) itu memang benar benar terjadi karena diduga fisiknya tidak ada alias fiktif dan pekerjaannya tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami semua sebenarnya sudah mengerti apa yang dilakukan oleh Bahtarim itu ada dugaan fiktif dari tahun Ketahun ,jadi mau apalagi silahkan APH yang melakukan tindakan kalau kami tidak memiliki wewenang ” kata sumber tersebut saat memberikan keterangan kepada wartawan media ini Sabtu(16/09/2003)
Namun sumber tersebut mengakui kalau Bahtarim itu hebat walupun dari tahun Ketahun pekerjaan tidak ber kwalitas bahkan ada yang diduga fiktif tetap saja berjalan sebagai mana mestinya.
S A D E K






