
Teropongindonesianews.com
Pesawaran -Tiga lembaga wartawan yang tergabung di forum masyarakat pesawaran bersatu (FMPB) angkat bicara Terkait berita yang beredar di Media Online tentang Anggaran Perumahan Dinas Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran yang diduga menghambur-hamburkan anggaran mencapai Milyaran rupiah,
M. Nasir Wakil Ketua DPRD setempat yang baru saja dilantik, diduga merasa gerah dan gusar.dan meleceh kan kerja Jurnalis atau profesi wartawan ,dimana dalam komentarnya di grup FGD pesawaran dirinya mengatakan,yang isinya ” buat berita kok asal jadi, asbun/ asal bunyi ” Sabtu 5/10/2024
Menurut M. Nasir, Penentuan dan pengalokasian anggaran Perumahan DPRD sudah sesuai perintah Undang-undang PP dan Perda APBD.
” Berita asal bunyi. Penentuan dan pengalokasian anggaran Perumahan DPRD sudah sesuai Perintah Undang-undang PP dan Perda APBD. Besarannya di tentukan oleh Peraturan Bupati dan Kajian Akademik. Jadi itu aturan yang dipakai, jadi buat berita jangan Asbun/ asal bunyi ” tulisnya di group whatsapp FGD Pesawaran, Kamis (03/10/2024).
” Yang enggak jelas diskusi dengan Saya jadi enggak Asbun buat berita, ” sambung M. Nasir dalam tulisannya.
SUMARA selaku ketua harian Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) mewakili ketua PPWI ngtijo,ketua KO – WAPI dahron, ketua FPII supiyawan serta 58 media yang tergabung di FMPB mengecam keras atas tindakan M nasir yang diduga telah melukai harkat dan martabat dari kerja se orang jurnalis.,
” Kami sudah bekerja sesuai dengan foksi kami sebagai jurnalis, kami sudah turun ke lapangan dan kami juga sudah meminta tanggapan dari DPRD kabupaten pesawaran lalu baru naik berita,,
La kok m nasir dengan sepele nya bilang kalo berita yang kami tulis itu asbun/ asal bunyi.,
Untuk itu kami sebagai jurnalis tidak terima di leceh kan seperti itu, kami juga merasa sudah sangat di lukai oleh pernyataan m nasir tersebut” terang nya
Saya mewakili seluruh kawan kawan yang tergabung di FMPB ( forum masyarakat pesawaran bersatu ) berharap kepada pihak pihak terkait agar segera melakukan tindakan dan mengambil sikap dalam permasalahan ini” ujar nya
Jika pemerintah kabupaten pesawaran tidak segera melakukan tindakan kepada M nasir yang telah mencederai tubuh para jurnalis maka kami akan melakukan aksi demo dan juga akan melaporkan dugaan pelecehan terhadap kerja jurnalis dan dugaan pelanggaran undang undang ITE yang dilakukan oleh saudara (M Nasir red)Tutupnya.
Pewarta: Hendra & tim fmpb.
Editor: Santoso.







