Skip to content
Mei 17, 2026
  • BREAKING NEWS
  • KEPOLISIAN
  • Daerah
  • Ragam Peristiwa
  • Pemerintah
  • TNI
    • Desa
  • Edisi Spesial
BackgroundEraser_20250402_172203769

Menyingkap Tabir, Mengungkap Fakta, Aktual dan Terpercaya

Primary Menu
  • BREAKING NEWS
  • KEPOLISIAN
  • Daerah
  • Ragam Peristiwa
  • Pemerintah
  • TNI
    • Desa
  • Edisi Spesial
Live
  • Home
  • 2024
  • Oktober
  • 24
  • Bapak Menteri,“Tolong Dengarkan Jeritan Hati Kami”
  • Opini

Bapak Menteri,“Tolong Dengarkan Jeritan Hati Kami”

Redaksi Teropong Indonesia News Oktober 24, 2024 4 minutes read
IMG-20241024-WA0123

Teropongindonesianews.com
Pada kesempatan pertama, patut kiranya mengapresiasi kebijakan presiden terpilih, Bapak Prabowo Subianto, yang telah mengubah nomenklatur lama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menjadi tiga kementerian yaitu Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, dan Kementerian Kebudayaan.
Perubahan nomenklatur ini menjadi cerminan dari kajian yang tepat mengingat luasnya bidang
tugas yang harus diemban, Yang berarti bahwa dengan bertambahnya nomenklatur baru berarti
juga membagi beban tugas dan tanggung jawab kepada orang yang kiranya juga ahli di bidang tugasnya masing-masing.
Apresiasi kedua bertalian dengan perlakuan yang sama oleh pemerintah terhadap sekolah swasta dan sekolah negeri. Ini tampak jelas lewat pemberian dana BOS, beasiswa PIP, kesempatan PPG, guru penggerak, dan sertifikasi bagi guru-guru yang mengabdi baik di sekolah negeri maupun sekolah swasta.
Apresiasi ketiga teruntuk Prof. Dr Abdul Mu’ti M.Ed selaku Menteri Pendidikan Dasar Menengah, yang pada kesempatan pertamanya telah menyatakan komitmen untuk tidak terburu-buru membuat kebijakan dengan lebih banyak mendengar aspirasi dari banyak pihak untuk kemajuan Pendidikan Dasar dan Menengah di negari ini.
Dan kiranya amat bijak pernyataan ini mengingat banyak polemik yang terjadi selama ini di dunia pendidikan bertalian langsung dengan PPDB Zonasi, Ujian Nasional, dan PMM.
Tetapi kiranya masih ada polemik yang tidak kalah pentingnya karena ini menyangkut masa depanpeserta didik dan pendidik di republik yang tercinta ini.

Polemik yang sedang marak akhir-akhir inimenyangkut perlakuan yang tidak sama kepada pendidik yang mengabdi di sekolah negeri dan sekolah swasta.
Pendidik yang mengabdi di sekolah negeri diberi kesempatan yang sangat luas untuk menjadi PPPK, sedangkan pendidik yang mengabdi di sekolah swasta, ruang geraknya untuk memperjuangkan nasib agar menjadi lebih baik justru dibatasi oleh regulasi yang kiranya kurang atau bahkan tidak berkeadilan.
Ini sangatlah beralasan mengingat tidak semua sekolah swasta mampu memberikan penghidupanyang layak kepada para pendidik yang mengadi di sekolah-sekolah tersebut. Dengan perkataan lain hendak dikatakan bahwa tidak sedikit pendidik di sekolah-sekolah swasta yang hidupnya kurang atau bahkan tidak layak.
Bahkan ada dari antara mereka yang hidupnya jauh dari kata layak, karena kondisi sekolah-sekolahswasta yang sangat memrihatinkan dari segi finansial, dalam mana yayasan selaku pemilik lembaga-lembaga tersebut sebenarnya tidak mampu memenuhi kesejahteraan para pendidiknya.
Kenyataan ini hendak mengatakan bahwa negara ini masih memperlakukan para pendidik di sekolah swasta layaknya anak-anak tiri di negerinya sendiri. Mereka dibaikan atau tidak
diperhitungkan dari segi regulasi, atau bahkan tidak diperhitungkan sama sekali Ini merupakan rintihan dan jeritan hati para pendidik di sekolah-sekolah swasta yang nasibnya
serba tidak menentu. Memang tidak semua sekolah swasta yang nasib para pendidiknya
memrihatinkan. Artinya bahwa banyak juga sekolah swasta yang mandiri secara finansial sehingga mampu memberikan kesejahteraan yang memadai bagi para pendidik di sekolah mereka. Ini tidak perlu dipersoalkan karena memang tidak ada masalah di sana.
Yang menjadi catatan yang teramat penting di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang dinakhodai oleh Bapak Abdul Mu’ti, adalah nasib para pendidik yang mengabdi di sekolah-sekolahswasta, yang kesejahteraannya yang masih sangat jauh panggang dari api.
Kiranya penting bapak menteri mendengarkan jeritan dan rintihan mereka. Tak sedikit dari mereka
di daerah-daerah yang hidupnya juga “melarat”. Mereka sibuk mengurus masa depan anak-anak bangsa di sekolah, tetapi juga harus banting tulang untuk memenuhi kebutuhan anak dan suami/istrinya di rumah.
Untuk mengatasi masalah di rumah, tidak sedikit dari mereka juga yang harus mengorbankan
anak-anak di sekolah lewat upaya mencari pekerjaan tambahan di luar sekolah. Akibatnya adalah“hati yang mendua” alias berjalan kangkang. Jika demikian kenyataannya maka menjadi wajarkah sebuah kehidupan?
Kiranya bentuk perhatian yang berkeadilan menjadi hal yang teramat penting. Kebijakan yang berpihak kepada semua pendidik menjadi sebuah keharusan sehingga tidak ada lagi jeritan dan tangisan pilu dari para pendidik swasta di negeri yang menganut prinsip “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia” ini.
Pada akhirnya Bapak Menteri,“Tolong Dengarkan Jeritan Hati Kami”. Para pendidik di sekolah swasta yang kesejahteraannya memrihatinkan adalah juga warga negara yang kehidupannya juga seharusnya menjadi tanggung jawab negara. Kiranya nasib mereka menjadi lebih baik dan berkemanusiaan lewat regulasi yang tidak menganaktirikan mereka.
Penulis : Andre Neke – KORWIL NTT Media TIN

About The Author

Redaksi Teropong Indonesia News

TEROPONG INDONESIA NEWS DI DIRIKAN SEJAK TANGGAL 22 DESEMBER 2020 oleh Wahyu dan Haji Darmo di bawah Naungan PT Teropong Multi Media,
( Call Redaksi : 082323884880 )

See author's posts

Post navigation

Previous: Patut Di laporkan, Di duga Terjadi Markup Anggaran Dana Desa Tahun Anggaran 2023
Next: Danramil dan Babinsa Bergotong Royong Bangun Talud

Related Stories

IMG-20260411-WA0261_copy_753x1003
  • Opini

Ott Di Kab. Tulungagung : Negara Tidak Boleh Diam, Publik Berhak Tahu Sekarang Juga

Redaksi Teropong Indonesia News April 11, 2026
IMG-20260227-WA0484_copy_789x520
  • Opini

Kepala Desa Protes Pemangkasan Dana Desa 2026, Infrastruktur Terancam Mandek

Redaksi Teropong Indonesia News Februari 27, 2026
IMG-20260225-WA0083
  • Opini

Indonesia Emas, Anggaran Perunggu (Analisis Kritis Terhadap Keberpihakan Anggaran Bagi Program Untuk Anak dan Perempuan)

Redaksi Teropong Indonesia News Februari 25, 2026

PEMERINTAH KOTA PADANG SIDIMPUAN

IMG-20250908-WA0139

BUTIK INDHIRA GIANYAR BALI BERKELAS DUNIA

20241231_114526_copy_1280x1280

Perusahaan Rokok SAE-22/SAE-FA

IMG_20250118_003129

Selamat dan Sukses Atas Serah Terima Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso Jawa Timur

IMG_20260428_023639

GUEST HOUSE JEMBER

20260308_204752_copy_1280x1280
Guest House Jember
  • Susunan Direksi PT Teropong Multi Media dan Susunan Redaksi Media Teropong Indonesia News
  • PHONE PEMIMPIN REDAKSI
Oktober 2024
SSRKJSM
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031 
« Sep   Nov »

SUSU NASIONAL

1778373635513
SUSU NASIONAL

Arsip

MENEBAR KEBAJIKAN DENGAN SEDEKAH PADA ANAK YATIM

IMG_20250227_104516

PHONE PEMRED

WA - 082323884880
WA & Celluler - 085236384228

Usamah Abdat, SE – DEWAN REDAKSI

IMG-20250817-WA0274

KH Shobirin Al Faqih Bondowoso Jatim

IMG_20250812_234314
Keluarga Besar BSBK Bondowoso Jatim

You may have missed

IMG-20260516-WA0048_copy_980x653
  • KEPOLISIAN

Kapolri Sampaikan Aspirasi Petani ke Presiden Prabowo

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 16, 2026
IMG-20260516-WA0048_copy_980x653
  • KEPOLISIAN

Polri Miliki 28 Gudang Ketahanan Pangan, Maksimalkan Hasil Panen

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 16, 2026
IMG-20260516-WA0052_copy_1280x853
  • Pemerintah

Panen Raya di Tuban, Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 16, 2026
IMG-20260516-WA0101_copy_915x1220
  • BREAKING NEWS

Era Digital, Perpustakaan Rungkut Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat

Redaksi Teropong Indonesia News Mei 16, 2026
  • Susunan Direksi PT Teropong Multi Media dan Susunan Redaksi Media Teropong Indonesia News
  • PHONE PEMIMPIN REDAKSI
  • BREAKING NEWS
  • KEPOLISIAN
  • Daerah
  • Ragam Peristiwa
  • Pemerintah
  • TNI
    • Desa
  • Edisi Spesial
PEMIMPIN REDAKSI - WAHYU - 082323884880 | MoreNews by AF themes.