
LSM LIBRA AKAN SEGERA MELAPORKAN
Teropongindonesianews.com
Sumsel – Melalui surat LSM LIBRA no : 635/LIBRA/ INVESTIGASI/ 2024 pada tanggal 13 Oktober 2024 terkait pekerjaan proyek jalan mayor Salim Batubara di anggap pekerjaan ini banyak mengandung penyimpangan dan unsur korupsi kolusi dan nepotisme ( KKN ).
Sebagai uraian pekerjaan seperti berikut:
Nama pekerjaan : Pemeliharaan Jalan Mayor Salim Batubara
Jenis pekerjaan. : pekerjaan konstruksi.
Satker. : Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang kota Palembang.
Pagu. : Rp 4.400.000.000,00
Hps. : Rp 4.339.610.000,00
Pelaksana. : CV DAFIA JAYA ABADI.

Dari hasil investigasi LSM LIBRA dilapangan menemukan ada beberapa penyimpangan diantaranya :
- Proyek ini ada indikasi sudah di arahkan proses lelang yang kata nya full elektronik, dan ini rekayasa saja. Padahal pemenang nya sudah ditentukan sebelum proses lelang dilaksanakan.
- Pekerjaan ini dikerjakan bukan orang -orang profesional di bidang nya, contoh banyak dikerjakan diduga menyalahi RAP.
- Dana yang bersumber dari Bangun tahun 2024 ini tidak sesuai dengan apa yang dikerjakan dilapangan, yang berakibat negara bisa mengalami kerugian diatas 35% dari nilai pekerjaan.
Menurut Imron Tholip selaku Ketua LSM LIBRA bahwa hal ini sudah melanggar UU nomor 31 tahun 1999 dan diubah menjadi UU nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi.
Lebih lanjut dikatakan Imron Tholip bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan melaporkan pekerjaan proyek tersebut ke pihak APH ( Kepolisian dan Kejaksaan), ” Karena kami duga ada penyimpangan/ korupsi yang terjadi untuk kepentingan pribadi dan memperkaya diri sendiri “, Ujarnya.
“Untuk itu kami akan mengawal pihak kejaksaan dalam keseriusannya untuk memproses dugaan korupsi pada pekerjaan proyek Bantuan Gubernur ( Bangub ) sebesar Rp 4.400.000.000,00”, Jelasnya.
Ketika awak media TIN mencoba menghubungi Kadis PUPR kota Palembang, Bastari melalui pesan WhatsApp dengan nomor 0816.380.xxx terkait adanya dugaan korupsi pada pekerjaan proyek tersebut, sangat kita sayangkan kadis PUPR kota Palembang hingga berita ini kami unggah ke publik tidak memberikan jawaban dan terkesan BUNGKAM, Seakan-akan ada yang di sembunyikan.
Ir/ Sumsel.







