
Teropongindonesianews.com
Tapanuli Selatan – Dari penelusuran Markas Cabang (MACAB) Laskar Merah Putih (LMP) Perjuangan Kabupaten Tapanuli Selatan (Minggu, 08/12) tentang keberadaan objek wisata kawah sibual-buali yang terletak di Kampung Paringgonan Desa Situmba Julu Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan kondisinya sangat miris.
Dalam keterangan warga sekitar diketahui bahwa pada mulanya lokasi tersebut diproyeksikan menjadi objek wisata yang diharapkan dapat menyumbang pendapatan bagi Pemerintahan setempat.
Kelihatan dari jalur yang dilalui bahwa sebagian jalan telah dibuat jalan rabat beton lebar sekitar 3 meter denga panjang yang bervariasi karena tidak semua jalur di rabat.
Objek wisata yang berjarak sekitar 1 kilo meter dari jalan lintas ini juga telah dibangun fasilitas kolam dan musholla serta jaringan air yang semuanya diketahui bersumber dari dana desa situmba julu tahun 2020,Namun sangat disayangkan semua kondisi bangunan tidak berfungsi dan ditelantarkan begitu saja.

Berkaitan dengan hal tersebut Fanani Dalimunthe, ST selaku ketua LMP Perjuangan Kabupaten Tapanuli Selatan meminta kepada seluruh stakeholder agar memperbaiki hal tersebut khususnya Pemerintahan Desa Situmba Julu.
“Pemerintah Desa khususnya Situmba Julu diminta mengatensi bangunannya yang tidak berfungsi, ini pemborosan terhadap anggaran negara dan tidak bermanfaat bagi masyarakat” terang Fanani.
“Kami dengar Kades juga berdomisili disini, sangat disayangkan tidak ada evaluasi dan supervisi, kenapa kegiatan Kades Situmba seolah-olah dibiarkan begitu saja”. Sambung Fanani Dalimunthe.
Sementara itu hingga berita ini dibuat belum ada keterangan yang dimintai dari Kades Situmba Julu maupun Kadis Pemdes.
KabiroTIN/TAPSEL




