
Teropongindonesianews com
Surabaya – Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Dewan Pimpinan Wilayah Teritorial Jawa Timur, Sugeng, S.P., dengan tegas mengecam aksi premanisme dan pengeroyokan yang terjadi di halaman RSUD Bob Bazar, Kabupaten Lampung Selatan, pada Kamis, 6 Februari 2025.
Korban, Suherman, Direktur PT Agung Berkah Group dan Sekretaris LSM GMBI Distrik Lampung Selatan, mengalami luka berat akibat serangan sekelompok pemuda dan kini dirawat intensif di rumah sakit.
Insiden ini terekam dalam sebuah video berdurasi 16 detik yang beredar luas di media sosial , Ketua LSM GMBI Wilayah Teritorial Jawa Timur,Sugeng, S.P, mengecam keras kejadian ini dan mendesak pihak berwenang untuk segera mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap para pelaku.
“Tindakan premanisme tidak dapat ditoleransi dalam negara hukum. Kami mendesak Presiden Prabowo Subianto, Kapolri, Kapolda Lampung, dan Kapolres Lampung Selatan untuk segera menangkap dan memproses hukum seluruh pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan ini,” tegas Sugeng, S.P

Atas nama Ketua LSM GMBI DPW Teritorial Jawa Timur dan seluruh jajarannya, pihaknya menegaskan bahwa aksi kekerasan ini merupakan pelanggaran hukum yang serius dan menuntut keadilan bagi korban. GMBI Jatim akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan memastikan bahwa para pelaku mendapatkan hukuman setimpal sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami meminta Aparat Penegak Hukum agar bertindak tegas dan memastikan keadilan bagi korban. Premanisme tidak boleh dibiarkan merajalela di Kabupaten Lampung Selatan maupun di wilayah lain di Indonesia,” Imbuhnya
GMBI Jatim berharap kasus ini dapat menjadi pelajaran penting bagi semua pihak untuk bersama-sama menciptakan rasa aman dan keadilan di tengah masyarakat.
Junaidi






