
Teropongindonesianews.com
Ragam Bisnis – BALAD Grup, menerima kunjungan dari 13 pengusaha dari China dan Singapura. Kedatangan mereka bertujuan untuk melakukan survei dan mempersiapkan kerja sama bisnis dengan BALAD Grup.
Menurut HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy yang Lebih Dikenal Julukan Haji Lilur, Owner BALAD Grup, kedatangan pengusaha dari dua negara tersebut merupakan bukti bahwa perusahaannya telah siap untuk memasuki pasar internasional.
“Hari ini, kami menerima kunjungan dari 13 pengusaha dari China dan Singapura. Mereka ingin melihat langsung progres budidaya lobster kami di Situbondo dan Kangean Sumenep,” ujar Haji Lilur
Haji Lilur juga menjelaskan bahwa BALAD Grup telah menyediakan 50 kota keramba untuk ditebar 12.500 bibit bening lobster (BBL) di Teluk Kangean, Sumenep, Madura.
“Kami juga akan berdayakan pengrajin Mabel di Kabupaten Situbondo,Tujuan kami adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” tegasnya.

Haji Lilur juga menargetkan bahwa dalam tiga tahun ke depan, BALAD Grup akan mampu mencapai omset 1.000 triliun hanya dari bisnis budidaya lobster.
“Kami ingin menjadi contoh bagi pengusaha lain bahwa bisnis tidak hanya untuk memperkaya diri sendiri, tapi juga untuk kemanusiaan,” ujarnya.
Rombongan buyer dari China dan Singapura bersama 20 tim BALAD Grup akan Berangkat dari Pelabuhan Kalbut Menuju Pulau Kangean, Sumenep, untuk meninjau dan menebar 12.500 BBL di keramba yang telah disiapkan,Seluruh Rombongan Berangkat Menggunakan Kapal Yacht.
BiroTIN/STB








