
Teropongindonesianews.com
Sumatera Selatan – Tim Investigasi Media Teropong Indonesia News (TIN) dan iGlobal News mengungkap dugaan korupsi Dana Operasional Sekolah (BOS) di SMKN 1 Lempuing Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Kepala Sekolah NF diduga telah menyalahgunakan dana tersebut selama hampir empat tahun masa jabatannya (2022-2025).

Tim media melakukan konfirmasi langsung kepada NF terkait penggunaan dana BOS yang mencapai kurang lebih Rp 2,1 miliar per tahun , Meskipun NF mengklaim telah Melalui Prosedur Yang Berlaku dan mengumumkan penggunaan dana tersebut kepada guru dan staf,
Keterangan tersebut dibantah oleh Dua staf Tata Usaha (TU), yang mengaku tidak mengetahui detail penggunaan dana tersebut Hal ini disaksikan langsung oleh Salah Satu Staf Lainnya,
Lebih memprihatinkan lagi, papan uraian penggunaan dana BOS, yang diwajibkan oleh Permendikbud No. 63 Tahun 2023 dan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, tidak terpasang di sekolah dan Ketika ditanya mengenai hal ini, NF hanya memberikan jawaban singkat, “Terima kasih atas informasinya,” menunjukkan sikap acuh tak acuh terhadap peraturan yang berlaku.
Dugaan penyelewengan dana BOS ini semakin kuat mengingat besarnya jumlah dana yang dikelola dan minimnya transparansi yang ditunjukkan oleh kepala sekolah ,Tindakan NF diduga telah melanggar UU Nomor 31 Tahun 1999 yang diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Hartono, aktivis LSM BANGKIT Juga mendesak agar kasus ini segera dilaporkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH), baik Kepolisian maupun Kejaksaan ,Menurut Hartono, perbuatan NF diduga telah melanggar hukum dan harus diusut tuntas agar terungkap ke publik dan yang bersangkutan mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum.
Tim media Teropong Indonesia News akan terus memantau perkembangan kasus ini dan mendesak pihak berwajib dan Dinas Terkait untuk segera melakukan investigasi menyeluruh atas dugaan korupsi dana BOS di SMKN 1 Lempuing Jaya.
Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana pendidikan sangat penting untuk memastikan dana tersebut digunakan untuk kepentingan siswa dan kemajuan sekolah.
Ir/Sumsel








