
Minta Pertanggungjawaban Melalui DPRD
Teropongindonesianews.com
Rombongan puluhan warga Desa Kalipenggung khususnya Dusun Kalibanter mendatangi kantor DPRD Kabupaten Lumajang pada hari Jum’at tanggal 25 April 2025.

Mereka datang bukan tanpa alasan akan tetapi datang dengan didampingi oleh H. Hajer selaku Kepala Desa Kalipenggung dan beberapa tokoh masyarakat ingin menyampaikan aspirasi mereka dan meminta kepada DPRD Lumajang untuk memfasilitasi dengan pihak PT. Kalijeruk Baru untuk menyampaikan beberapa hal tuntutan dari warga akibat ditebangnya pohon – pohon karet yang menjadi tanaman komoditi utama di wilayah perkebunan tersebut yang sekarang berubah menjadi perkebunan tebu.

“Dalam beberapa bulan ini dampak negatifnya sudah mulai dirasakan oleh masyarakat Dusun Kalibanter, Yang pertama sumber mata air yang dulunya deras sekarang sudah mulai menyusut.Jangankan untuk mandi, untuk minum saja terkadang harus menunggu air hujan.Yang ke-dua,kalau musim hujan seperti yang terjadi beberapa minggu lalu terjadi banjir besar yang tidak pernah terjadi sebelumnya sampai pohon kelapapun hanyut.” Paparnya.
“Kemauan dari warga Kalibanter itu sekiranya ada penghijauan kembali atau reboisasi dan bisa berdampak normal kembali,karena kalau dibiarkan seperti ini lambat laun akan gersang tanahnya dan kalau musim kemarau sumber mata air itu mati,” Pungkasnya. (Bersambung)
Prabu 69







