
Teropongindonesianews.com
Bengkulu Utara – Seorang kepala sekolah di SDN 207, Kecamatan Pinang Raya, Kabupaten Bengkulu Utara, menuai kritik tajam dari wartawan. Tarmizi, seorang jurnalis yang hendak meliput kegiatan sekolah tersebut, seperti yang sudah sudah membantu sekolah baik itu berupa bangunan dan bantuan anak sekolah yang tidak mampu, tapi apa hasil nya nihil karna kepala sekolah tidak mengabaikan kedatangan jurnalis. mengaku diperlakukan kurang ramah dan bahkan diabaikan ketika mencoba melakukan konfirmasi.,Kamis,05/06/2025
Kejadian bermula saat Tarmizi mengunjungi SDN 207. Alih-alih disambut baik oleh tiga orang guru, kepala sekolah justru dihadapkan pada reaksi negatif dari kepala sekolah SDN 207 bengkulu utara. “Kenapa kamu tidak pamit dulu dengan saya? Kenapa kamu tidak bilang-bilang mau cek sekolah saya?” Seharusnya kamu pamit dulu! demikian ungkap kepala sekolah tersebut.
Sikap kepala sekolah yang terkesan alergi terhadap wartawan ini dinilai melanggar etika profesi kependidikan. Tarmizi menjelaskan bahwa kehadirannya sebagai wartawan merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial, yang dijamin oleh Undang-Undang. “Hak kami sebagai jurnalis untuk melakukan peliputan itu 24 jam, baik pagi, siang, maupun malam hari,” tegas Tarmizi.
Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp, SMS, dan telepon pun tak membuahkan hasil. Ketika ditanya berapa lama telah menjabat sebagai kepala sekolah, kepala SDN 207 Bengkulu Utara tersebut justru kembali mempertanyakan alasan kunjungan Tarmizi tanpa memberikan jawaban atas pertanyaan sebelumnya. Setelah itu, kepala sekolah tersebut langsung mematikan teleponnya.
Perilaku kepala sekolah SDN 207 ini menimbulkan pertanyaan mengenai keterbukaan informasi publik di lingkungan pendidikan. Keengganan kepala sekolah untuk berkomunikasi dan merespon konfirmasi wartawan dinilai sebagai bentuk penghalang akses informasi bagi publik. Kasus ini pun menjadi sorotan dan menimbulkan harapan agar pihak berwenang dapat memberikan perhatian dan solusi atas permasalahan tersebut. [Nama media tempat Tarmizi bekerja] akan terus memantau perkembangan kasus ini dan berupaya mendapatkan klarifikasi dari pihak terkait.
Redaksi







