
Teropong Indonesia news
Bolmut – Pengadaan lampu tenaga surya (solar cell) di Desa Vahuta, Kecamatan Bintauna, Kabupaten bolaang Mongondow Utara(Bolmut ),diduga kuat sarat penyimpangan.
Proyek pengadaan lampu tenaga Surya(solar cell)yang menelan anggaran ratusan juta rupiah tersebut kini banyak menuai kecurigaan dari warga setempat karena tidak menggunakan papan transparansi publik dan dugaan ada mark-up harga.
Bersarkan dari keterangan warga kepada awak media teropong Indonesia news pada Rabu/18/6/2025, bahwasanya pengadaan lampu tenaga Surya solar cell tersebut yang dianggarkan dari dana desa tidak ada kejelasan informasi.
Kepala Desa vahuta, sekdes, setelah dimintai keterangan konfirmasi oleh media ini membenarkan bahwasanya pengadaan lampu jalan desa vahuta telah dianggarkan dari dana desa, sebanyak sembilan unit lampu tenaga Surya solar cell, sesuai disepakati bersama oleh pemerintah desa dengan pihak ketiga(kontraktor),dengan nilai harga perunit lampu tenaga Surya solar cell Rp 15.000 000 dan untuk sementara saat ini yang sudah terpasang sudah empat unit ditahap pertama.
Hal tersebut menarik perhatian dari LSM ormas dewan adat laskar Bogani Indonesia Frans Manoppo angkat bicara bahwasanya
proyek yang sudah berjalan,yang tidak menggunakan papan informasi, itu adalah suatu pelanggaran dan terkesan ada yang sengaja disembunyikan pihak pelaksanaan proyek tersebut,
Manoppo meminta kepada instansi terkait dalam hal ini tim audit agar dapat mengevaluasi kinerja pemerintah desa tersebut . tutup nya
RUSTAM






