
Teropongindonesianews.com
Reok, Manggarai — Jasa Raharja Cabang Ende mendapat apresiasi positif atas kesigapan dan kepeduliannya dalam memberikan perhatian kepada keluarga korban kecelakaan lalu lintas. Pada Jumat (31/10/2025), Kepala Cabang (Kacab) Jasa Raharja Ende, Donny A, bersama tim, mengunjungi kediaman keluarga korban Yuyun (40), warga Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Kunjungan ini difasilitasi oleh Polsek Reok dan merupakan bentuk empati serta tanggung jawab sosial Jasa Raharja terhadap keluarga almarhum Wahyu Bintang Pratama (17), korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi beberapa bulan lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Kacab Donny A menyampaikan bahwa Jasa Raharja akan terus berupaya membantu kelancaran proses santunan bagi keluarga korban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Secara teknis, kami tetap mengikuti prosedur dan aturan yang telah ditetapkan. Kehadiran kami juga untuk memberikan kepastian informasi terkait prosedur pengajuan santunan kematian di PT Jasa Raharja,” ujar Donny A.
Ia menambahkan, pihaknya berharap proses pengajuan santunan dapat berjalan lancar dan segera terealisasi.
“Kami berharap apa yang diharapkan oleh keluarga dapat berjalan baik dan secepatnya bisa direalisasi,” pungkasnya.
Sementara itu, ibu kandung korban, Yuyun, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kunjungan pihak Jasa Raharja Cabang Ende.
“Kami berterima kasih kepada pihak Jasa Raharja, Kapolsek Reok, serta anggota Polres Manggarai yang telah membantu memperlancar pertemuan ini. Kehadiran ini menjadi kabar baik bagi keluarga kami,” tutur Yuyun.
Sebagai informasi, almarhum Wahyu Bintang Pratama menjadi korban kecelakaan lalu lintas pada Selasa, 10 Juni 2025, di Jalan Reo–Kedindi, Kelurahan Reo. Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 01.20 WITA, saat Bintang dibonceng oleh rekannya, Andre, warga Desa Salama.
Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, pengendara Andre diketahui dalam pengaruh alkohol, sementara korban Bintang tidak terkontaminasi alkohol sama sekali. Korban sempat dilarikan ke RS Pratama Reo, namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia di rumah sakit tersebut.
Susilo Hermanus







