
Teropongindonesianews.com
Bandung, – Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-23 yang digelar di Kota Bandung, LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) mengingatkan seluruh anggotanya untuk kembali pada akar perjuangan. Ketua Umum GMBI, H. Moh Fauzan Rachman, S.E., menyampaikan hal ini pada Senin, yang juga bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan. Rakernas kali ini diharapkan menjadi momentum refleksi bagi GMBI agar tidak melupakan asal mula dan tujuan mereka.
“Rakernas ke-23 ini, yang kami rangkai dengan peringatan Hari Pahlawan, harus menjadi momen untuk kembali pada tujuan awal. Tidak boleh ada perbedaan yang menghambat kemajuan bersama. Saya berharap seluruh keluarga besar GMBI menyadari makna ‘kembali ke akar’,” ujar Fauzan Rachman.
Fauzan menjelaskan, “Kembali ke akar” berarti tetap konsisten dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat yang terzalimi, tertindas, dan terabaikan akibat berbagai kebijakan. GMBI harus menjadi garda terdepan dalam membela masyarakat kecil dari segala bentuk ketidakadilan. Untuk itu, dalam waktu dekat, pihaknya akan menerbitkan regulasi yang akan memastikan seluruh anggota tetap berpegang teguh pada tujuan utama GMBI. “Saya berharap hari ini dapat menghasilkan peraturan organisasi yang akan membawa GMBI menuju kemajuan,” tambahnya.
Ketua Pelaksana Rakernas GMBI ke-23, Mohamad Mashur, menambahkan bahwa kehadiran GMBI adalah untuk masyarakat. Ia berharap komitmen yang telah terbangun dalam visi dan misi organisasi dapat terwujud dengan baik melalui aturan-aturan yang akan dibuat. “Kami akan terus berupaya untuk berpihak pada masyarakat yang tertindas dan termarjinalkan,” tandasnya.
Darwin








