
Teropongindonesianews.com
Reok, Menindaklanjuti laporan masyarakat melalui media online terkait dugaan ketidak sesuaian spesifikasi teknis pada pekerjaan Rehabilitasi/Pemeliharaan Periodik Jalan Ruis–Copu (Lapen) di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Tim Teknis Bidang Bina Marga, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Konsultan Pengawas, Direksi Lapangan, dan Kontraktor Pelaksana melakukan tinjauan langsung ke lokasi pekerjaan pada Senin, 10 November 2025
“Kegiatan ini dilakukan untuk memverifikasi kebenaran informasi yang beredar di media oline terutama mengenai dugaan ketidak sesuaian material dan pelaksanaan pekerjaan lapis penetrasi makadam (LAPEN), serta memastikan kondisi aktual pekerjaan di lapangan,” tegas Citra.
Terkait dugaan adanya pembongkaran oleh masyarakat, PPK memastikan informasi tersebut tidak benar. Pembongkaran dilakukan oleh kontraktor pelaksana atas instruksi Dinas PUPR melalui Konsultan Pengawas dan Direksi Teknis.
“Tindakan ini diambil setelah ditemukan sebagian pekerjaan yang tidak sesuai dengan standar teknis pelaksanaan,” ungkapnya
Setelah dilakukan pembongkaran dan perbaikan pada bagian yang tidak sesuai spesifikasi, PPK memastikan bahwa pekerjaan LAPEN saat ini dalam kondisi baik, padat, dan rata. Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan perkerasan jalan telah memenuhi fungsi struktural sesuai spesifikasi teknis yang berlaku.
PPK juga membantah tudingan bahwa material yang digunakan tidak sesuai spesifikasi. Menurutnya, seluruh material yang digunakan telah melalui uji laboratorium dan dinyatakan memenuhi persyaratan teknis.
“Ketebalan lapen sudah sesuai spesifikasi, dan hasil pengukuran di lapangan menunjukkan ketebalan sesuai dengan perencanaan serta spesifikasi teknis kontrak,” tambahnya.
PPK menjelaskan bahwa untuk titik-titik pekerjaan yang masih belum memenuhi standar teknis, pihaknya telah memerintahkan kontraktor pelaksana agar segera melakukan perbaikan. Proses perbaikan tersebut dilakukan dengan pengawasan langsung dari Konsultan Pengawas, PPK, Direksi Teknis, serta Tim Teknis Bidang Bina Marga.
Dinas PUPR Kabupaten Manggarai menegaskan bahwa pengawasan lapangan akan terus ditingkatkan dan dilaksanakan secara lebih terkoordinasi antara PPK, Konsultan Pengawas, dan Tim Teknis, agar mutu pekerjaan tetap terjaga hingga akhir pelaksanaan.
Selain itu, seluruh kegiatan tinjauan lapangan juga didokumentasikan secara lengkap sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan proyek.
Susilo Hermanus







