Teropongindonesianews.com
Sumenep – Peredaran bebas rokok ilegal seperti dibiarkan berjalan mulus dipasaran hingga toko-toko kelontong dari merek seperti , Gicco ,Dubai , fantastic, L-Baik, Milde, Rebel, Fantastic, Milde, Genesis, Asmara Tea, Es Mild, berjejer rapi di etalase toko kelontong, minimarket hingga marketplace.
Dari penelusurannya, merek-merek rokok ini dikendalikan peredarannya di pasaran luas keluar dari 3 pentolan PR. resmi disumenep, masifnya pergerakan rokok ini menjadi tantangan besar untuk keterbukaan para penegak hukum di Sumenep untuk memberantasnya.
Masyarakat mendesak menteri keuangan Purbaya Yudhi Sadewa didesak segera turun langsung ke Madura, Jawa Timur, jika serius ingin menuntaskan persoalan peredaran rokok ilegal yang semakin marak dan merugikan negara.
Dito, Salah satu aktivis menyayangkan tetap beredarnya rokok polosan itu, dan mendesak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa jangan hanya janji-janji saja, dia menekankan untuk jangan tebang pilih dalam memberantas peredarannya.
> “Sudah saatnya Pak Menkeu Purbaya membuktikan keseriusannya dengan turun langsung ke lapangan. Rokok ilegal di Madura ini bukan isu kecil, tapi sudah mengakar dan merusak sistem, dan janganlah tebang pilih dalam pemberantasannya ”. Jelasnya.
Dia juga kecewa dengan kinerja aparat penegak hukum yang sepertinya hanya memberantas pengecer dan pengedarnya, tapi untuk pabriknya tetap bisa beroperasi dan mengedarkan dengan bebas di pasaran.
> “ Ini APHnya hanya merazia dan memberantas peredaran di pasar bawahnya saja, sedangkan rantai tertingginya dari peredarannya ini tidak ada yang berani memutusnya, ”Terangnya.
Masyarakat menanti sepak terjang Menkeu Purbaya dalam aksi nyata tentang peredarannya di pasaran, karena sudah banyak merugikan pendapatan Negara. RHMN

