
Teropongindonesianews.com
LIPK Siap Gelar Aksi
Sumenep, Rabu 10 Desember 2025 —
Dugaan kejanggalan mencuat terkait suplai pita cukai kepada PR Rokok Maduwangi di Sumenep, Madura. Meski perusahaan tersebut diduga tidak beroperasi dalam beberapa waktu terakhir, suplai pita cukai dikabarkan tetap berjalan lancar. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan publik dan pemerhati anggaran.
Lembaga Independen Pengawas Keuangan (LIPK), yang selama ini mengawasi dan menelusuri dugaan penyimpangan tersebut, mengaku telah mengajukan surat audiensi kepada Bea Cukai Pamekasan. Namun, proses audiensi dinilai tidak memberikan jawaban yang jelas serta terkesan berbelit-belit.

Ketua LIPK,Syaifuddin menyatakan bahwa pihaknya kecewa dengan sikap Bea Cukai yang dinilai tidak transparan.
> *“Kami sudah melakukan audiensi secara resmi, namun jawaban yang kami terima tidak sesuai dengan subtansi masalah. Ada kesan menghindar dan tidak memberikan penjelasan yang layak kepada publik,”* tegas Syaifuddin.
Ia menambahkan bahwa LIPK akan mengambil langkah lebih tegas sebagai bentuk protes dan dorongan agar aparat terkait membuka informasi secara jujur.
> *“Dalam waktu dekat, LIPK akan menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk kekecewaan dan tekanan moral. Publik berhak mendapatkan kejelasan terkait suplai pita cukai kepada PR Maduwangi yang diduga tidak beroperasi. Ada apa sebenarnya?”* ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Bea Cukai Pamekasan belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan tersebut maupun rencana aksi yang bakal digelar LIPK.
Dugaan lancarnya suplai pita cukai kepada perusahaan yang tidak beroperasi dikhawatirkan membuka peluang praktik penyalahgunaan anggaran negara dan berpotensi merugikan pendapatan cukai.
LIPK menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga menemui titik terang, sekaligus meminta aparat penegak hukum turut menelusuri potensi pelanggaran yang terjadi. Bambang







