
Teropongindonesianews.com
Banyuwangi – Keberadaan sejumlah kabel Wi-Fi yang menempel di tiang listrik kini kian marak banyak ditemukan di kecamatan Wongsorejo kabupaten Banyuwangi
Selain membahayakan, hal tersebut tentu juga mengganggu pemandangan. Tidak sedap heran jika banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Mirisnya, kabel-kabel itu rata-rata tidak memiliki izin yang resmi dari PLN. Senin,22/12/2025

Apalagi, hal itu tidak hanya bisa ditemukan di wilayah kota. Sejumlah tiang listrik yang berada di perdesaan juga mulai banyak digunakan untuk memasang kabel wifi dan lainnya. Hal itu tentu memerlukan tindakan yang pasti, agar bisa lebih tertib.
Bunali salah seorang warga Desa Wongsorejo Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi, mengatakan, semakin hari tiang listrik memang semakin banyak diisi dengan kabel lain,

Misalnya penyedia kabel , fiber optik, dan lainnya. Hal tersebut semakin membuat kesan yang tidak rapi bagi suatu daerah. “Heran aja , semakin hari kok semakin menjamur,” ucapnya.
Sementara itu, Sujono salah satu warga Desa Alasrejo Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi, menilai, di satu sisi keberadaan kabel wifi memang dibutuhkan. Namun, kabel penyalurannya saat ini cukup mengganggu. Khususnya yang diletakkan pada tiang listrik milik PLN.
Oleh karena itu, dia berharap pihak terkait segera melakukan penertiban. “Kalau terus dibiarkan bebas, ya kan gak etis juga ini,” ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Teropong Indonesia news Melalui tlpn seluler nya Totok Pelayanan tehnik PLN unit Wongsorejo membenarkan, saat ini memang banyak kabel wifi yang menempel di tiang. Namun, bisa dipastikan para pemasang tidak memiliki izin secara resmi,ini juga bisa mengalami kesulitan ketika ada perbaikan PLN
Kabel ilegal tersebut dinilai mengganggu, baik estetika maupun aliran tiang listrik milik PLN. Serta membahayakan, karena seharusnya jarak aman dari tiang listrik adalah tiga meter.
Meski begitu, dia mengaku tidak dapat menertibkan.Pihaknya hanya fokus untuk penyaluran tenaga listrik.
namun tidak menutup kemungkinan kalau mengganggu saat perbaikan PLN terpaksa kami putus , untuk lebih jelasnya sampean langsung tanyakan ke kantor pusat PLN Banyuwangi”, Ucapnya.
( Kurniadi )








