
Teropongindonesianews.com
Sumenep, Polemik hangat tentang pengembangan Sistem Informasi Desa atau SID di Desa Saroka Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep mulai mencuat ke publik.
Pasalnya, fungsional SID untuk mempercepat pelayanan publik, meningkatkan efisiensi administrasi, mendorong transparansi dan akuntabilitas, serta mendukung perencanaan pembangunan desa yang lebih baik berbasis data riil. SID mengintegrasikan data desa, potensi, dan kegiatan pembangunan, sehingga pemerintah desa dapat membuat keputusan terukur, memfasilitasi partisipasi masyarakat, dan mengoptimalkan pemanfaatan dana desa untuk kesejahteraan warga.
Anggaran yang dikucurkan untuk menjalankan sistem ini dinilai sangatlah besar, merujuk dari data yang dihimpun oleh tim media mengenai anggaran yang harus dikeluarkan dan berasal dari Dana Desa dari tahun anggaran 2023 sampai 2024, dinilai sangat besar dan tidak sejalan dengan yang terjadi di lapangan.
Berikut rincian anggaran dari 2023 – 2024 :
Anggaran DD 2024
* Pengembangan Sistem Informasi Desa Rp 70.730.000
Anggaran DD 2023
* Pengembangan Sistem Informasi Desa Rp 18.000.000
* Pengembangan Sistem Informasi Desa Rp 6.890.523
* Pengembangan Sistem Informasi Desa Rp 12.000.000
* Pengembangan Sistem Informasi Desa Rp 24.000.000
* Pengembangan Sistem Informasi Desa Rp 16.000.000
Total : Rp 76.890.523
Mencuatnya anggaran yang dinilai fantastis ini memicu kegeraman dari kalangan aktivis muda disumenep, salah satunya Dedi W, aktivis yang gencar menyoroti terkait pemberantasan korupsi disumenep menanggapi bahwa sistem Informasi Desa merupakan inovasi penting yang dapat membawa perubahan positif bagi desa-desa di Indonesia. Dengan meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi, pelayanan publik, dan partisipasi masyarakat, SID berpotensi besar dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan. Implementasi yang tepat dan dukungan dari berbagai pihak akan memastikan SID dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat desa.
“> Sistem Informasi Desa merupakan inovasi penting yang dapat membawa perubahan positif bagi desa-desa di Indonesia. Dengan meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi, pelayanan publik, dan partisipasi masyarakat, SID berpotensi besar dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan. Implementasi yang tepat dan dukungan dari berbagai pihak akan memastikan SID dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat desa, ”Terangnya Selasa 7/01/25.
Lanjutnya dia juga menilai dengan anggaran seperti itu harusnya masyarakat sudah mengetahui tentang kemana arah pengelolaan anggaran dana desa dan perkembangan desa, tapi hal itu masih tabu di lingkungan masyarakat dan informasi masih saja banyak masyarakat bertanya kemana larinya anggaran Dana Desa selama satu tahun berjalan.
“> Anggaran seperti itu harusnya masyarakat sudah mengetahui tentang kemana arah pengelolaan anggaran dana desa dan perkembangan desa, tapi hal itu masih tabu di lingkungan masyarakat dan informasi masih saja banyak masyarakat bertanya kemana larinya anggaran Dana Desa selama satu tahun berjalan, ”,Lanjutnya.
Pengembangan SID bertujuan untuk transparansi keuangan, peningkatan kualitas pelayanan publik, efisiensi administrasi pemerintahan desa, dan penyediaan informasi yang akurat bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.
Sampai berita ini diterbitkan, tim media sudah menghubungi pihak kepala desa Saroka melalui Via Chat Whatsapp dan Via Telfon Whatsapp, tapi belum ada tanggapan dan tidak ada respon dari pihak kepala desa Saroka Kecamatan Saronggi, tim media teropong indonesia news juga membuka lebar penjelasan dari pihak pemerintah desa Saroka untuk keterbukaan terkait informasi tersebut, yang mana telah tertuang di Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP), yang menjamin hak setiap orang untuk memperoleh informasi publik, mewajibkan badan publik menyediakan informasi, serta membuka akses untuk pengawasan publik dan partisipasi dalam pengambilan kebijakan, dengan pengecualian yang ketat dan terbatas untuk menjaga kerahasiaan tertentu. Rhmn








