
Teropongindonesianews.com
PRINGSEWU, LAMPUNG – Sebuah kasus dugaan perselingkuhan dan membawa kabur istri orang lain kini mencuat di Pringsewu, Lampung. Haris Ghost, seorang kreator konten TikTok yang dikenal dengan konten horornya, dilaporkan telah membawa lari Nesti Sartini, istri dari Turino, warga Pekon Waringin Sari, Pringsewu. Nesti Sartini diduga dibawa pergi ke Yogyakarta dan menghilang selama kurang lebih empat bulan, sejak akhir September 2025 hingga Kamis, 8 Januari 2026.
Menurut pengakuan Turino, istrinya, Nesti Sartini, berpamitan untuk pergi bekerja ke Batam. Namun, belakangan ia mengetahui bahwa istrinya ternyata pergi bersama Haris Ghost ke Yogyakarta. “Saya benar-benar tidak tahu kalau istriku selingkuh dan dibawa lari ke daerah istimewa Yogyakarta oleh Haris Ghost. Saya tahunya istri bekerja di Batam,” ungkap Turino dengan nada kecewa.
Peristiwa ini semakin terkuak ketika Turino menyadari mobil Toyota Agya bernomor polisi BP 1179 RO, atas nama istrinya, dibawa pergi oleh Nesti Sartini bersama Haris Ghost. Kecurigaan Turino semakin kuat karena mobil Haris Ghost sendiri digadaikan kepada kakak iparnya, Guntoro. Setelah mengetahui kejadian tersebut, Turino segera menghubungi istrinya agar pulang.
Pada Kamis malam, 8 Januari 2026, Nesti Sartini akhirnya kembali dan langsung dibawa menghadap Kepala Pekon Giri Tunggal, Rokyat Robani, beserta warga lainnya. Di hadapan aparat pekon dan warga, baik Haris Ghost maupun Nesti Sartini diduga telah mengakui perbuatan mereka. Namun, musyawarah yang digelar tidak mencapai kesepakatan dan justru berujung pada situasi yang tidak mengenakkan.
Turino menambahkan bahwa selama bersama Haris Ghost, istrinya mengaku mengalami tekanan dan bahkan pernah dianiaya. Ponsel istrinya juga dilaporkan pernah dibanting hingga rusak oleh Haris Ghost. “Saya tidak terima atas perbuatan Haris Ghost yang telah menganiaya istri saya, dan istri saya mengaku merasa tertekan selama bersamanya. Kalau saja negara kita bukan negara hukum, entah apa yang akan terjadi,” pungkas Turino dengan geram. Kasus ini kini menjadi perhatian warga dan aparat setempat.
Sadek







