
Teropongindonesianews.com
Bawean, Gresik – Masyarakat Pulau Bawean, Kabupaten Gresik,Jawa Timur menghadapi krisis pasokan bahan pokok akibat cuaca buruk yang telah menghentikan aktivitas kapal penyeberangan selama Satu minggu terakhir. Terputusnya jalur distribusi logistik utama dari daratan telah menyebabkan penipisan stok kebutuhan pokok krusial seperti Daging ayam dan telur, serta lonjakan harga yang memberatkan warga.
Menyikapi situasi darurat ini, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) GMBI KSM Sangkapura melalui ketuanya, Junaidi, menyerukan tindakan segera dari pemerintah daerah maupun provinsi.
“Kami memohon kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Gresik agar segera mengambil langkah konkret dan solusi terbaik. Stok bahan pokok sudah mulai menipis dan harga terus melambung tinggi,” tegas Junaidi.

GMBI KSM Sangkapura mengkhawatirkan dampak berkepanjangan terhadap kesejahteraan masyarakat Bawean jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa penanganan cepat.
LSM GMBI KSM Sangkapura tersebut mendesak pemerintah untuk segera merancang langkah antisipatif, termasuk pengiriman logistik darurat dan penerapan kebijakan khusus, demi menjamin ketersediaan bahan pokok di tengah cuaca ekstrem yang sedang melanda.
RED







