Teropongindonesianews.com
BANYUWANGI, JUMAT (23/01/2026) – Periode pergantian musim kemarau ke musim hujan (pancaroba) yang sering disertai angin kencang kembali menimbulkan masalah, dengan kejadian pohon tumbang yang terjadi di beberapa wilayah Banyuwangi. Fenomena ini semakin menjadi kekhawatiran masyarakat mengingat perubahan iklim global yang membuat kondisi cuaca cenderung lebih ekstrim.

Angin kencang dengan kekuatan yang cukup besar menyebabkan beberapa pohon jenis trembesi dan mangga tumbang di ruas jalan nasional Banyuwangi-Surabaya. Kali ini, kejadian terjadi pada KM 20 Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo.

Dampaknya, lalu lintas kendaraan dari arah Surabaya menuju Banyuwangi dan sebaliknya sempat terhenti dan membentuk antrian panjang hingga 3 kilometer selama sekitar dua jam. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kanit Reskrim Polsek Wongsorejo, Aiptu Moh Anwar, ketika dikonfirmasi Teropong Indonesia News di lokasi kejadian, mengakui bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengevakuasi pohon yang tumbang agar lalu lintas dapat kembali normal.
“Saya juga menghimbau agar pengguna jalan lebih berhati-hati ketika berkendara di musim yang sering disertai angin kencang ekstrim,” imbuhnya.
(Pewarta: Harjono)

