
TerTeropongindonesianews.com
Bondowoso – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah sejumlah wali murid Sekolah MTsN 12 Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi mengeluhkan adanya makanan yang diduga tidak layak konsumsi. Beberapa orang tua mengaku menemukan makanan yang terindikasi basi dengan rasa asam.
Kondisi ini membuat para wali murid cemas dan mengimbau agar proses pembuatan makanan di dapur penyedia MBG mendapatkan perbaikan serius.
Perkara ini juga muncul dari percakapan para pelajar yang mengaku merasakan kualitas makanan yang tidak enak. Seorang pelajar yang tidak mau disebutkan namanya mengaku, “Makanan yang saya konsumsi tadi rasa olahan ayamnya terasa asam banget pas dimakan.”
Saat dikonfirmasi, sebagian siswa mengaku tidak menyadari makanan tersebut basi dan mengira itu adalah rasa alami dari hidangan. “Saya tidak tahu kalau makanan itu sudah basi, saya berpikir memang rasanya seperti itu jadi terpaksa saya makan,” ujar salah satu siswa lainnya.
Tak hanya itu, beberapa pelajar mengaku merasa khawatir sebelum makan karena kondisi makanan yang kurang menarik, bahkan ada yang tidak mengambil jatah makannya karena tidak selera.
Dugaan makanan tidak layak konsumsi kemudian dikonfirmasi oleh seorang guru yang datang ke kelas dan menyampaikan bahwa makanan tersebut sudah basi serta melarang siswa untuk mengonsumsinya, padahal saat itu sebagian besar siswa sudah memakannya.
Salah satu wali murid juga mengaku menemukan kondisi makanan yang diterima anaknya sebagian besar tidak layak konsumsi saat menjemput anak di sekolah. Kini para orang tua diliputi rasa kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan anak-anak setelah mengonsumsi makanan yang diduga basi.
Sampai saat ini, Kepala Sekolah MTsN 12 Herny Nilawati belum dapat dihubungi untuk mengkonfirmasi kebenaran informasi terkait kasus MBG tersebut.
(Pewarta Kurniadi – Ka Biro Banyuwangi)







