
Teropongindonesianews.com
PEWARTA : RUDI – KORWIL MADURA
Sumenep, Jawa Timur, 1 Februari 2026 – Menghadapi musim tanam padi kedua yang akan datang, Sudin Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Sumenep mengambil langkah proaktif dengan melakukan normalisasi dini pada sejumlah saluran irigasi. Kegiatan yang bertujuan mencegah kekurangan air ini mencakup lima desa, yaitu Kebun Agung, Pandian, Babbalan, Gedungan, dan Patean.

Dikutip dari Kepala UPT Halem Kebun Agung, kondisi cuaca yang tidak menentu dan kurangnya curah hujan menjadi alasan utama pelaksanaan normalisasi lebih awal dari jadwal rutin tahunan yang biasanya dilakukan dua kali setahun. “Kami khawatir jika tidak segera ditangani, saluran yang terhambat akibat sampah dan lumpur akan menyulitkan aliran air ketika musim tanam tiba,” jelas Bapak Rahwini, perwakilan pihak UPT.
Dalam pelaksanaannya, tim kerja fokus pada pembersihan dan pembetulan bentuk saluran agar kapasitas alirannya optimal. Tindakan ini diharapkan dapat memastikan pasokan air irigasi mencukupi bagi lahan pertanian di wilayah tersebut saat musim kemarau tiba.
Para petani setempat menyambut positif langkah yang diambil oleh SDA Sumenep. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas upaya yang dilakukan untuk menjaga kelangsungan usaha tani mereka, mengakui bahwa pasokan air yang stabil adalah kunci keberhasilan panen di musim kemarau.








